Home / Daerah

Senin, 22 September 2025 - 22:55 WIB

Shalahuddin-Felix Selaraskan Program 100 Hari S1F dengan Perubahan APBD 2025

Bupati Barito Utara terpilih, Shalahuddin, didampingi wakilnya, Felix Sonadie Y. Tingan menjelaskan 11 program unggulan di Muara Teweh,  Senin, 22 September 2025.(melki/tegaklurus.net)

Bupati Barito Utara terpilih, Shalahuddin, didampingi wakilnya, Felix Sonadie Y. Tingan menjelaskan 11 program unggulan di Muara Teweh, Senin, 22 September 2025.(melki/tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Usai penetapan menjadi bupati dan wakil bupati Barito Utara terpilih, Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan bertemu dengan para pejabat teras Pemkab Barito Utara di Muara Teweh, Senin, 22 September 2025.

Keduanya bertemu dengan Pj Bupati Indra Gunawan, Sekda Muhlis, dan para pejabat eselon II (kadis/kaban) dalam kegiatan bertajuk : Penyelarasan dan Sinkronisasi Visi, Misi, dan Program Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Tahun 2025-2030.

Shalahuddin-Felix ingin memaksimalkan dan mengoptimalkan masa-masa awal pemerintahan mereka, mungkin dimulai Oktober 2025, dengan memasukkan 11 program unggulan sebagai penjabaran dari visi dan tujuh misi yang telah dikampanyekan kepada rakyat Barito Utara.

“Jangan sampai dikatakan pembohong, karena selama tiga bulan ke depan tak ada program kami yang dijalankan. Saya tegaskan, tidak ada visi-misi lain, kecuali visi-misi bupati dan wabup,” sebut Shalahuddin di hadapan para pejabat Barito Utara.

Baca Juga :  Masifkan Patroli, Cara Ditpolairud Mencegah Pelanggaran Hukum di DAS Kahayan

Ia pun memaparkan garis besar visi, misi, dan program unggulan selama 15 menit. “Kita akan melakukan percepatan-percepatan. Pertama percepatan lelang. Dalam Perubahan APBD 2025, ada bagian-bagian tertentu kita masukkan dan sesuaikan dengan program unggulan S1F (Shalahuddin-Felix), ” terang dia.

Masyarakat, tambah Shalahuddin, menantikan program kerja bupati dan wabup, sehingga harus terlihat dalam program 100 hari.

Ia menyatakan, jangan sampai setelah pelantikan, bupati dan wabup justru terlihat tidak bekerja.

“Kita tidak mengubah usulan yang sudah ada. Tetapi 11 program unggulan ada yang bisa dikerjakan. Program yang dibuat dulu disinkronisasikan dengan program kami, ” lanjut dia.

Sehingga pada Desember nanti, terlihat ada progres program 100 hari, yakni .
1) Berkaitan dengan infrastruktur.
Jangan sampai menumpuk di satu kegiatan (item) pekerjaan. Padahal masyarakat di daerah lain sangat membutuhkan, contoh di Trans Liju, termasuk kerusakan jalan tembus di Malawaken.
2) Berkaitan dengan kesehatan.
3) Berkaitan dengan pendidikan gratis.
Tidak ada lagi dipungut bayaran, alokasi diarahkan ke sana.

Baca Juga :  Kata Muhlis Bidan telah Berperan Mewujudkan Kesehatan Reproduksi, Ibu, dan Anak

“Tolong pangadaan kendaraan dikurangi, jadi pengadaan pakaian seragam dan buku-buku, ” ujar dia.

Ia mengajak para pejabat bergandeng tangan memajukan Barito Utara dan menciptakan keadilan bagi masyarakat. Ciptakan Barito Utara lebih baik.

Tim perumus program unggulan dan program kerja 100 hari Shalahuddin-Felix dipimpin Hendro Nakalelo. Gogo Purman Jaya selaku penasehat. Anggota tim antara lain Mudzakkir Fahmi, Ariel, Tommy Silvanus, Rusiani, Ijon Sinaga, dan Tursia Raya Teddy.

Tim teknis setiap OPD terdiri dari 3-4 orang diberi waktu selama tiga hari bersama tim perumus untuk menyelaraskan dan menyinkronkan program Perubahan APBD 2025 dengan program 100 hari Shalahuddin-Felix.(Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolda Kalteng Serahkan Hasil Bedah Rumah Program Ditpolairud kepada Warga Kurang Mampu

Daerah

10 Puskesmas di Barito Utara Dinilai Re-Akreditasi

Daerah

Ditpolairud Marnit Muara Teweh Terus Peringatkan Masyarakat DAS Barito Soal Bahaya Narkoba

Daerah

Plt Sekda : Menjalankan Pemerintahan Baik dan Bersih harus Disertai Keterbukaan Informasi

Daerah

Bupati Barito Utara Tegaskan Pendidikan Gratis 16 Tahun Sejalan dengan Visi Pemprov Kalteng

Daerah

Sambangi Masyarakat Desa Binaan, Ditpolairud Pelihara Kondusivitas Kamtibmas DAS Jelai

Daerah

Apel Gabungan Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Daerah

Peduli Warga, Personel Ditpolairud Berinteraksi sekaligus Dengarkan Aspirasi dan Keluhan