MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Setelah melewati jalan berliku Pilkada dan PSU, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara mengevaluasi pelaksaan pemilihan serentak 2024, sekaligus pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) di Muara Teweh, Rabu, 1 Oktober 2025.
Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari menyebutkan, KPU setiap kabupaten tetap bertugas, meski pilkada yrlah usai. Salah satunya berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), serta mengevaluasi pelaksanaan pemilihan serentak 2024.
Ia menamabahkan, KPU di kabupaten lain mulai mengevaluasi pilkada sejak Februari-Maret lalu.
Sedangkan di Barito Utara, evaluasi baru bisa berjalan mulai saat ini, karena proses pilkada panjang dengan adanya dua kali pemungutan suara ulang (PSU), termasuk mengganti dua pasangan calon.
Ptoses evaluasi dimulai dari pilkada 27 November 2024, berkaitan dengan data pemilih, pencalonan, kampanye, sodialisasi, teknis hari pemungutan suara, dan produk-produk hukum KPU.
“Agenda hari ini bukan lagi tahapan Pilkada, karena prosesnya telah selesai dan hasil penetapan juga sudah disampaikan ke DPRD. Kita lakukan sekarang adalah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Pilkada di Barito Utara,”ujar Siska lagi.
Evaluasi Pilkada sangat penting untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak, agar pelaksanaan pilkada berikutnya dapat berjalan lebih baik.
Peran partai politik, mahasiswa, organisasi pemuda, masyarakat, serta media sangat diperlukan untuk memberikan pandangan kritis dan konstruktif. “”Kami berharap media massa tetap mengawal dan menjaga demokrasi,” lanjut dia.
Menyangkut pemutakhiran data pemilih, proses ini dilakukan untuk memastikan daftar pemilih tetap mutakhir, termasuk pencoretan data warga yang meninggal dunia.
KPU Barito Utara mengharapkan, masukan yang dihimpun dari berbagai pihak dapat memperkuat kualitas demokrasi di Barito Utara, sekaligus menjadi bekal penting untuk pelaksanaan pemilu di masa mendatang.(Abram)












