Home / Pemkab Barito Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 23:08 WIB

Bupati Barito Utara Pastikan Dana Tersedia Buat Pelebaran Jalan Muara Teweh dan Ganti Rugi

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi asisten III, kadis PUPR, dan kadis Perkimtan menghadiri kegiatan sosialisasi pelebaran jalan di Muara Teweh, Senin, 12 Januari 2026.(foto : tegaklurus.net/abram)

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi asisten III, kadis PUPR, dan kadis Perkimtan menghadiri kegiatan sosialisasi pelebaran jalan di Muara Teweh, Senin, 12 Januari 2026.(foto : tegaklurus.net/abram)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Pemkab Barito Utara menggelar sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh, Senin, 12 Januari 2026.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara Shalahuddin bertujuan menyampaikan rencana dan mekanisme pembebasan lahan kepada warga masyarakat yang tanah dan bangunannya terdampak.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yaser Arapat, Kepala Dinas PUPR M. Iman Topik, Kadis Perkimtan, Junaidi, perwakilan dari Badan Pertanahan, masyarakat, san para undangan lain.

Shalahuddin mengawali dengan mengucap syukur dan menyampaikan kabar baik mengenai kepastian anggaran.

“Setelah kami perjuangkan, anggaran untuk pembangunan telah masuk ke Kabupaten Barito Utara dengan total kurang lebih Rp3,2 triliun. Kabupaten kita termasuk daerah dengan alokasi anggaran terbesar di Kalimantan Tengah pada tahun 2026,” terang dia.

Baca Juga :  Dekranasda Barito Utara Pacu Perajin Rotan dan Kulit Bersaing ke Tingkat Nasional

Dana tersebut, lanjut dia, akan mendukung program prioritas daerah, termasuk pelebaran jalan di ruas Jalan Yetro Sinseng, Jalan Pramuka, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Ahmad Yani.

Selain itu, Pemkab juga merencanakan pembangunan waterfront city di sepanjang pinggiran sungai, mulai dari Jembatan Hasan Basri hingga Karang Jawa, masih memerlukan pembebasan lahan.

Ia menyadari rencana pembangunan ini akan berdampak pada kepemilikan tanah warga.

Sebab itu, ia menegaskan transparansi dalam proses penggantian kerugian. “Penentuan nilai ganti rugi nantinya akan dilakukan oleh penilai independen (appraisal) melalui konsultan resmi, bukan ditetapkan sepihak oleh pemerintah,”papar Shalahuddin.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Gelorakan Semboyan "Sungai Kita, Masa Depan Kita"

Ia mengatakan, untuk jangka menengah hingga 2029, pemkab telah menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp4 triliun, yang juga akan dialokasikan untuk penyelesaian tiga jembatan besar, pembangunan jalan tepi sungai, dan pengembangan kawasan permukiman baru Muara Teweh Baru.

Kegiatan sosialisasi ini, sambung dia, merupakan langkah awal untuk mendengar masukan dan aspirasi masyarakat.

Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi para pemilik tanah terdampak untuk menyampaikan pertimbangan dan saran sebelum proses lebih lanjut dilaksanakan.

Dengan komunikasi yang baik, Pemkab Barito Utara berharap seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan lancar, transparan, dan membawa kemajuan bagi Muara Teweh serta masyarakat Barito Utara secara keseluruhan.(Abram)

Share :

Baca Juga

Pemkab Barito Utara

Maya Savitri Dukung Pengrajin Rotan Tambaba, Wariskan Budaya Bernilai Ekonomi

Pemkab Barito Utara

Bupati Shalahuddin : Barito Utara sudah Tangani 182 Kejadian Karhutla hingga Akhir Agustus

Pemkab Barito Utara

Bupati Barito Utara Gerakkan Pertahanan Masyarakat Semesta Hadapi Ancaman Karhutla

Daerah

Shalahuddin Pastikan Pelebaran Jalan Muara Teweh segera Dikerjakan

Pemkab Barito Utara

Bupati Shalahuddin Minta PLN segera Bangun Jaringan, Desa Sikan Belum Dapat Layanan Listrik

Pemkab Barito Utara

Felix Tekankan Sinergi Demi Mewujudkan Pembangunan Secara Tepat dan Terukur

Pemkab Barito Utara

Pemkab Barito Utara Sambut Kajari Baru, Sekda Harapkan Sinergitas Makin Baik

Pemkab Barito Utara

Stan Dekranasda dan TP PKK Sabet Penghargaan di BATARA Expo 2026, Maya Savitri Kian Termotivasi Memajukan UMKM