MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Aksi penipuan marak memanfaatkan nama Bupati Barito Utara, Shalahuddin di platform digital mendapat sorotan serius dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan kepala daerah guna mencari keuntungan.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara/PKB Suhendra mengatakan, modus penipuan kerap menyebar melalui akun media sosial palsu atau nomor WhatsApp mengaku sebagai bupati.
Para penipu kerap menawarkan berbagai iming-iming seperti hadiah, bantuan sosial, atau donasi untuk memancing korban.
“Kami menerima laporan adanya praktik penipuan dengan mencatut nama bupati. Masyarakat harus benar-benar waspada, jangan langsung percaya jika menerima pesan dari akun mengatasnamakan pejabat, apalagi diminta mengirim uang atau data pribadi,”terang dia di Muara Teweh, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia melanjutkan, pemkab tak pernah meminta transfer dana atau informasi sensitif melalui pesan pribadi di media sosial maupun aplikasi percakapan. Sehingga meminta warga tak ragu mengabaikan pesan mencurigakan tersebut.
“Kalau ada yang meminta transfer atau mengirim data seperti KTP, nomor rekening, atau kode OTP, bisa dipastikan itu penipuan. Jangan dilayani,” imbuh dia.
Ia menyatakan, pihak terkait perlu mendorong masyarakat proaktif melaporkan akun-akun mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat daerah kepada aparat penegak hukum atau Dinas Komunikasi dan Informatika setempat.
Sebab, lanjut dia, pelaporan cepat dapat mencegah jatuh lebih banyak korban. Ia mengharapkan masyarakat proaktif melapor jika menemukan nomor atau akun palsu.
“Perlu saling mengingatkan, terutama kepada keluarga dan tetangga yang mungkin kurang paham soal modus penipuan digital,” pungkas politikus asal Montallat ini.(Hersan)














