MUARA TEWEH, Tegaklurus. net – Bupati Barito Utara Shalahuddin mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, serta responsivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati menyampaikan hal itu saat memimpin apel pagi di halaman Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, Rabu, 3 Juni 2026.
Turut hadir Wakil Bupati Felix SY. Tingan, Sekda Muhlis, Plt Kepala Dinas PUPR Rodi, pejabat struktural, ASN, dan tenaga pendukung lain.
Shalahuddin mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang direncanakan, tetapi juga oleh kedisiplinan dan komitmen aparatur dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
ASN harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.
“Disiplin dan profesionalisme merupakan modal utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. ASN harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang mampu bekerja secara efektif dan bertanggung jawab,” jelas dia.
Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi infrastruktur dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ia meminta perangkat daerah terkait untuk terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap sarana publik agar tetap berfungsi dengan baik.
Salah satu perhatian menyangkut keberadaan lampu penerangan jalan yang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
Ia mengatakan, setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah yang terukur dan tepat sasaran.
Ia mengingatkan seluruh ASN tak menunda pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan segera. Pasalnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, efektif, dan berorientasi pada solusi.
“Setiap tugas yang diberikan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Tingkatkan semangat kerja, lakukan evaluasi secara berkala, dan jadikan setiap kekurangan sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan,”pungkas dia.(Abram)














