Home / Daerah

Jumat, 28 Maret 2025 - 15:56 WIB

Ditpolairud Polda Kalteng Ingatkan Masyarakat DAS Seruyan Waspadai Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila

TEGAKLURUS.net,.Kuala Pembuang – Personel Ditpolairud Polda Kalteng di DAS Seruyan sambangi dan ingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila, Jumat 28 Maret 2025.

Paham radikalisme adalah paham yang merujuk pada ideologi atau pandangan yang menginginkan perubahan sosial, politik, atau agama secara drastis dan sering kali menggunakan cara-cara ekstrem.

Paham ini biasanya ditandai dengan penolakan terhadap nilai-nilai yang ada, termasuk toleransi, pluralisme, dan demokrasi. Radikalisme dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik itu radikalisme politik, sosial, maupun agama.

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, paham radikalisme dapat memiliki berbagai akibat yang merugikan, baik bagi individu, masyarakat, maupun negara.

Baca Juga :  Bersihkan Sampah, Personel Ditpolairud Polda Kalteng Jaga Kelangsungan Ekosistem Laut dan Pesisir

Sementara Kepala Marnit DAS Seruyan menjelaskan, beberapa akibat dari paham radikalisme : kekerasan dan terorisme, pecahnya persatuan dan kesatuan, stigma dan diskriminasi, krisis keamanan, kerusakan Ilinfrastruktur, radikalisasi generasi muda, penurunan kualitas hidup, dan pengaruh negatif terhadap hubungan internasional.

“Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai Pancasila. Pancasila dasar negara kita yang mengajarkan kita untuk hidup rukun, saling menghormati, dan menghargai perbedaan. Kita harus menanamkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama kepada generasi muda, agar mereka dapat menjadi benteng pertahanan terhadap paham-paham yang merusak, ” kata Kepala Marnit.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Intensifkan Mitigasi Narkoba di Palangkau

Ditpolairud Polda Kalteng juga mengajak semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan organisasi masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan toleransi. Kegiatan positif dan dialog terbuka dapat menjadi sarana efektif untuk mencegah radikalisasi.

“Mari kita jaga Indonesia, rumah kita bersama, dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak keutuhan dan kedamaian. Dengan semangat gotong royong dan saling menghormati, kita akan mampu menghadapi segala tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar dia.(Dor Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Barito Utara Komit Gunakan Produk Lokal Dalam Negeri

Daerah

Pj Bupati dan Kadis Kominfosandi Barito Utara Hadiri Puncak HPN 2024

Daerah

Aksi Pemortalan Masyarakat Adat Desa Panaen Bubar, Bakal Berlanjut dengan Mediasi Pekan Depan

Daerah

Ditpolairud Patroli dan Sambang Dialogis, Jaminan Sitkamtibmas Aman

Daerah

Ditpolairud Imbau Warga Kobar, Tak Membakar Hutan dan Lahan

Daerah

HUT ke-75 Barito Utara Dipastikan Meriah ; Ada Makanan Gratis, Pembagian Sembako, Mantan Bupati Hadir

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng dan Warga Desa Kapitan Sapu Bersih Sampah, Lestarikan Ekosistem Sungai

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Imbau dan Edukasi Warga DAS Seruyan Cegah Paham Anti Pancasila