TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Eskalasi terjadi pada aksi demo jilid II oleh para warga yang ingin nenyelamatkan Barito Utara di kantor Badan Pengawas Pemlu (Bawaslu) setempat, Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 12.15 WIB.
Massa mengusir anggota Bawaslu Kalteng, Kristaten Jon, karena diduga hendak mengintervensi keputusan Bawaslu Barito Utara.
Massa berteriak meminta anggota Bawaslu Kalteng meninggalkan kantor Bawaslu Barito Utara. Akhirnya di bawah pengawasan ketat, Kristaten Jon dibawa ke Polres Barito Utara.
Sementara itu, berkaitan aksi demo hari ini, Ketua Bawaslu Barito Utara angkat bicara.
“Hari ini juga kita ada tindak lanjut ke Polres. Jadi dalam (kantor Bawaslu) masih bekerja keras untuk menyusun betkasnya, agar tidak ada yang ketinggalan. Berkasnya sudah diperiksa, saya sudah memegang tanda terima, ” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Utara, Adam Parawansa Shahbubakar di hadapan massa aksi demo, Senin siang.
Adam menjelaskan ptoses yang telah berjalan di Bawaslu dan Gakkumdu berkaitan dengan operasi tangkap tangan terhadap sembilan orang diduga melakukan money politik untuk pasangan nomor urut 2, AGI-SAJA disebuah runah di Jalan Simpang Pramuka II, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Jumat, 14 Maret 2025.
Aksi demo kembali dilakukan oleh masyarakat penyelamat demokrasi, karena alasan mengawal proses yang berlangsung di Bawaslu/Gakkumdu. Sesuai aturan, proses berjalan maksimal lima hari untuk menentukan apakah terjadi pelanggaran administrasi dan tindak pidana pemilu atau tidak.(Melki)














