TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Anggota DPR-RI dari Dapil Kalimantan Tengah, Willy Midel Yoseph, menggelar reses (kunjungan kerja) ke DAS Barito. Kesempatan ini digunakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Barito Utara untuk konsolidasi kekuatan, Minggu 3 Desember 2023.
Willy Yoseph bertemu dan bersilaturahmi dengan para pengurus DPC PDI Perjuangan dan para caleg pemilu 2024. Pertemuan dan diskusi dipimpin oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Barito Utara, Sastra Jaya.
Sastra Jaya memaparkan bahwa PDI Perjuangan dengan struktur DPC, sembilan PAC, dan 113 ranting siap bertarung dan menang pada pemilu 2024.
“Saat ini rekruitmen saksi mencapai 98 persen. Hanya beberapa desa belum terpenuhi. Dapil III dan IV sudah 100 persen. Kami menunjuk saksi yang memang memilih di TPS domisili saksi, ” kata Sastra.
Sastra juga memastikan jumlah caleg PDI Perjuangan lengkap lengkap 25 orang. “Kita memilih caleg yang punya basis massa. Semuanya dari latar belakang berbeda-beda, ” ujar dia.
Willy memberikan pembekalan singkat kepada para caleg yang hadir. Beberapa hal yang ditekankan antara lain ;
(1) Menyiapkan manajemem kampanye.
Dibuat DPC bersama PAC dan tim kampanye. Termasuk menentukan jadwal kampanye terbuka, tertutup, dan personal.
(2) Menentukan tema kampanye.
(3) Menetapkan isu.
(4) Menentukan target.
“Persaingan kali ini sangat berat. Kita tak bisa sendirian, sehingga kebersamaan sebagai tim perlu dijaga, ” ujar mantan Bupati Murung Raya dua periode ini.
Willy sendiri tak merasa jumawa apalagi over optimis, meski dua kali meraih suara terbanyak pad pileg 2014 dan 2019. “Saya tak bisa bertepuk dada, saya hebat. Saya sekarang memulai dari nol, sama dengan caleg lain. Ini pertaruhan buat saya, karena mungkin terakhir kali sebagai caleg. Sudah saatnya regenerasi, ” sebut Willy.
Usai pertemuan dengan para caleg PDI Perjuangan, Willy melanjutkan perjalanan ke desa-desa di Kecamatan Teweh Tengah.
Para pengurus DPC dan caleg yang mendampinginya antara lain Henny Rosgiaty Rusli, Taufik Nugraha, Irinisius, Etho Mihi, Melpadona, Lukas, Ujiana, Sriwangi Soepa, Guntur, Ida Susanti, dan Agustina.(mel)














