MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Anggota Komisi II DPRD Barito Utara/PKB, Suhendra, menyatakan dukungan terhadap langkah Pemkab Barito Utara menyusun Profil Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Jangka Menengah Daerah (RPK-JMD) sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN).
Menurut dia, penyusunan RPK-JMD merupakan strategi penting untuk memastikan setiap program pengembangan kompetensi ASN benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan jabatan, sehingga mampu meningkatkan profesionalisme birokrasi.
“ASN dituntut memiliki kompetensi yang terus berkembang agar mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berkualitas. Karena itu, penyusunan RPK-JMD harus dilakukan secara serius dan menjadi pedoman dalam peningkatan kapasitas aparatur,” ujar politisi terpilih di Dapil-3 ini di Muara Teweh, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah tak hanya ditentukan oleh program yang dirancang pemerintah, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang menjalankan program tersebut.
Sebab itu, kata dia, setiap perangkat daerah harus berkomitmen menyusun dokumen RPK-JMD secara akurat dan berorientasi pada kebutuhan riil.
Ia mengingatkan agar dokumen tersebut tak sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan dan terukur.
Ia memuji langkah BKPSDM Kabupaten Barito Utara menghadirkan pendampingan dari Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri II BPSDMD, Kementerian Dalam Negeri.
Kolaborasi tersebut, lanjut dia, akan memperkuat kualitas perencanaan pengembangan SDM aparatur di lingkungan pemkab.
“DPRD mendukung penuh setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN. Aparatur yang profesional dan berintegritas akan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin baik serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” pungkas politisi PKB ini.(Hersan)














