Home / Daerah

Senin, 24 November 2025 - 14:36 WIB

Bupati Barito Utara Respon, Input Fraksi DPRD Penting Bagi Pembangunan Daerah

Bupati Barito Utara Shalahuddin menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, Senin, 24 November 2025.(Diskominfosandi Barito Utara)

Bupati Barito Utara Shalahuddin menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, Senin, 24 November 2025.(Diskominfosandi Barito Utara)

MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Bupati Barito Utara Shalahuddin menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD setempat terhadap rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Senin, 24 November 2025.

“Seluruh masukan fraksi tersebut sangat penting demi penyempurnaan kebijakan fiskal dan pembangunan daerah,” ujar Shalahuddin.

Ia menghadiri rapat paripurna jawaban pemkab atas pandangan fraksi yang dipimpin Ketua DPRD, Mery Rukaini.

Ia mengapresiasi kepada seluruh fraksi yang telah memberikan pandangan, catatan, dan masukan konstruktif terhadap rancangan APBD 2026.

Secara umum, kata dia, seluruh fraksi dapat menerima raperda APBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut antara Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Sediakan Beasiswa Buat Pelajar Peraih Juara Porkab

“Pemkab komitmen untuk terus menyusun anggaran secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” kata dia lagi.

Berkaitan dengan pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat, ia berterima kasih atas masukan terkait pentingnya pengurangan defisit anggaran. Pemerintah daerah, ujar dia, siap melanjutkan pembahasan secara lebih teknis dalam forum selanjutnya.

Menjawab pemandangan Fraksi Aspirasi Rakyat, ia menegaskan, belanja infrastruktur pelayanan publik pada APBD 2026 mendapat porsi sebesar Rp1,71 triliun atau 52,66 persen dari total belanja daerah.

“Anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan jalan, jembatan, air bersih, sarana kesehatan, dan fasilitas pendidikan hingga ke desa-desa,” terang dia.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Tes Psikologi Senpi Organik dan Pemetaan Personel

Menyangkut Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), ia menyatakan belum dicantumkannya komponen tersebut dalam rancangan APBD 2026 disebabkan belum terbitnya regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait batas maksimal defisit APBD. sementara penyertaan modal daerah telah tuntas pada perubahan APBD 2024 sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi Fraksi Karya Indonesia Raya, ia menyebutkan, prinsip partisipatif, transparan, disiplin, berkeadilan, serta efektif dan efisien terus dijadikan acuan dalam penyusunan APBD.

“Rincian alokasi Transfer ke Daerah tahun 2026 yang mencapai Rp 1,57 triliun sesuai pemberitahuan dari Kementerian Keuangan,” tandas dia.(Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Edukasi Masyarakat DAS Mentaya Bahaya Paham Anti Pancasila

Daerah

Ditpolairud Bagikan Bansos kepada Warga Miskin di Kabupaten Pulang Pisau

Daerah

Dandim 1013/MTW, Letkol (Inf) Agussalim Tuo Jalin Keakraban dengan Pers

Daerah

Giat Polmas Perairan, Ditpolairud Polda Kalteng Cegah Narkoba, Kamtibmas Kondusif

Daerah

Ditpolairud Sambang Desa Sambil Sampaikan Pesan Kamtibmas

Daerah

Pemkab dan Muhammadiyah Barito Utara Sepakat Sinergi Sukseskan Program Pendidikan 16 Tahun

Daerah

Ditpolairud Bersihkan Lingkungan, Angkat Sampah Plastik di DAS Kahayan Bahaur

Daerah

Lembaga Pesparawi Miliki Gedung Sendiri, Ini Kata Inisiatornya Karianto Saman