SAMPIT, Tegaklurus.net – Kebiasaan membaca ditanamkan sejak usia dini, terutama menyediakan bahan bacaan dan ruang khusus membaca bagi anak-anak.
Seperti dilakukan Ditpolairud Polda Kalteng lewat perpustakaan terapung. Kapal Polisi XVIII-2006 berpatroli di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya menyediakan berbagai jenis buku. Berupa buku dongeng, majalah anak, buku bergambar, buku cerita, dan lain-lain.
Anak-anak pesisir Sungai Mentaya yang berkunjung sangat antusias belajar dan membaca di perpustakaan terapung KP XVIII-2006, Sabtu, 4 April 2026 pagi.
Salah satunya Widya (10), siswa SDN 5 Bapanggang Raya mengatakan senang dengan layanan perpustakaan terapung di Kapal Melek Huruf, karena dapat mengisi waktu libur, membaca buku cerita dalam suasana asyik dan menyenangkan.
“Jika buku cerita yang bagus belum selesai dibaca di atas kapal, kita boleh meminjam dan membawa pulang untuk membaca di rumah,” tutur dia.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra mengemukakan, belajar melalui Kapal Polisi merupakan kepedulian Polri, khususnya Ditpolairud Polda Kalteng ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia emas.
Komandan KP XVIII-2006 Aipda Choirul Mahfud menyebutkan, setiap hari selalu ada anak-anak yang berkunjung untuk membaca berbagai jenis buku bacaan di perpustakaan terapung.
Bahkan, sambung Choirul, sebagian dari mereka, ada yang rutin meminjam buku saat berkunjung di perpustakaan terapung karena sangat tertarik dengan isi buku bacaan.(Abram)














