Home / Daerah

Selasa, 4 Maret 2025 - 15:34 WIB

Ditpolairud Polda Kalteng KRYD Sosialisasikan Bahaya Destructive Fishing di Kapuas

Ditpolairud Polda Kalteng mengadakan KRYD sosialisasi kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak di perairan, di Desa. Cemara Labat, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, Selasa, 4 Maret 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

Ditpolairud Polda Kalteng mengadakan KRYD sosialisasi kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak di perairan, di Desa. Cemara Labat, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, Selasa, 4 Maret 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

TEGAKLURUS.net, Kuala Kapuas – Ditpolairud Polda Kalteng kembali mengadakan KRYD sosialisasi kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak di perairan, di Desa. Cemara Labat, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, Selasa, 4 Maret 2025.

Dalam kegiatan ini, penanganan Binmas Ditpolairud Polda Kalteng, melalui tujuh pos yang tersebar di daerah (DAS Kahayan, Kapuas, Katingan, Jelai, Barito, Mentaya, dan Kumai) memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari metode penangkapan ikan yang merusak.

Baca Juga :  Polri Peduli Kesehatan, Masyarakat Sampit Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Metode negatif seperti penggunaan bom ikan, potasium, dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Praktik tersebut tidak hanya merusak ekosistem laut dan sungai, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya ikan yang menjadi mata pencaharian utama para nelayan.

Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, mengajak masyarakat untuk beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta menaati peraturan perikanan yang berlaku.

Baca Juga :  BPPD Barito Utara Layani Pembayaran PBB-P2 di Pasar Ramadan

Menurut Dony, upaya ini bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dan perairan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin Ditpolairud dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan di wilayah Kalteng.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem perairan dan tidak tergoda untuk melakukan destructive fishing demi keuntungan sesaat.(Dor Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Disnakertranskop UKM Barito Utara Gelar 3 Pelatihan

Daerah

Anggota DPRD Barito Utara Minta Pertamina Kalteng Dievaluasi

Daerah

Pastikan Kamtibmas Pesisir Sungai Barito Kondusif, Personel Ditpolairud Lakukan Ini

Daerah

Pemkab Barito Utara Sediakan Rp730 Miliar Bangun Tiga Jembatan di Atas Sungai Barito

Daerah

Dinas PUPR Barito Utara Perbaiki Jalan Rawan Rusak, agar Distribusi Logistik Pemilu Lancar

Daerah

Shalahuddin-Felix Bergandengan Tangan dengan Masyarakat Bangun Barito Utara

Daerah

Hadiah Buat Guru di Barito Utara, Tetap Terima Tunangan Daerah, Honor Naik Rp250 Ribu

Daerah

Musrenbang Kecamatan Teweh Baru, Sasaran Pemerataan Pembangunan dan Penguatan Ketahanan Pangan