Home / DPRD BARUT

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:54 WIB

DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakat Batas Hutan Diubah Guna Atasi Sengketa Lahan

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.(dok)

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.(dok)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – DPRD dan Pemkab Barito Utara sepakat bersama-sama mendorong percepatan revisi batas kawasan hutan oleh Pemerintah Pusat.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Barito Utara Taufik Nugraha mengatakan, langkah ini diambil untuk menyelesaikan ketidakpastian hukum yang telah lama melilit kepemilikan lahan masyarakat.

Ia membeberkan bahwa tumpang tindih antara peta administratif dan fakta di lapangan telah memicu persoalan kompleks. Banyak permukiman, lahan pertanian produktif, dan lokasi fasilitas umum yang secara historis telah dikelola warga justru tercatat sebagai area hutan negara.

“Status tumpang tindih menghambat pembangunan dari akar rumput. Warga sulit mengakses program pertanian atau mengurus sertifikat, sementara pemerintah daerah kerap terbentur regulasi ketika akan membangun infrastruktur dasar,” terang politikus terpilih di Dapil Barito Utara I ini di Muara Teweh, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga :  Legislator Wardatun Sokong Edukasi Pelajar, Cegah Radikalisme dan Penyalahgunaan Medsos

Dukungan untuk merevisi batas merupakan langkah korektif untuk mengakomodasi realitas sosial dan demografis yang telah berubah.

Ia menegaskan bahwa aspirasi ini didorong demi keadilan bagi masyarakat yang telah turun-temurun hidup dan bekerja di atas lahan tersebut.

“Ini soal memberi kepastian dan melindungi hak warga. Revisi yang kami dorong harus berbasis data partisipatif, melibatkan masyarakat langsung, dan tetap mempertimbangkan aspek konservasi,”lanjut dia.

Baca Juga :  Ditpolairud Bersama Masyarakat Pesisir DAS Barito Kerja Sama Cegah dan Perangi Narkoba ‎

Secara paralel, pemkab disebutkan telah mempersiapkan data dan kajian teknis sebagai bahan pengusulan ke tingkat pusat. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi tawar daerah dalam perundingan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta DPR RI.

Ia mengharapkan, penyelesaian batas kawasan hutan yang lebih akurat dapat menjadi landasan hukum yang jelas. Hal ini dipandang tidak hanya akan meredam konflik tenurial, tetapi juga membuka peluang investasi dan program pembangunan yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan ekologis kawasan hutan yang masih utuh.(ray)

 

Share :

Baca Juga

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Dorong Mediasi Sengketa Warga Paring dan Perusahaan di Paring Lahung

DPRD BARUT

Fraksi PKB Tanggapi Dana Transfer Pusat dan Defisit RAPBD Barito Utara 2026

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Menjadi Perda

DPRD BARUT

Mery Rukaini : ASN BerAKHLAK Kunci Etos Kerja Profesional

DPRD BARUT

Anggota DPRD Sokong Langkah KPU Adakan Rakor dan Bimtek PSU

DPRD BARUT

Anggota DPRD Nurul Anwar Dorong Koordinasi Lintas Instansi Demi Kelancaran Program Pemkab

DPRD BARUT

Legislator Naruk Saritani Prioritaskan Revisi RTRWK Demi Kelancaran Pembangunan Barito Utara

DPRD BARUT

Anggota Dewan Naruk Saritani Apresiasi Peningkatan Mutu PAUD