Home / Parlemen

Senin, 11 November 2024 - 22:17 WIB

Fraksi Aspirasi Rakyat Tekankan Soal Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Juru bicara Fraksi Aspirasi Rakyat, Gun Sriwitanto, menyampaikan dokumen pemandangan umum fraksi kepada pimpinan DPRD, Senin 11 November 2024.(tegaklurus.net/hersan)

Juru bicara Fraksi Aspirasi Rakyat, Gun Sriwitanto, menyampaikan dokumen pemandangan umum fraksi kepada pimpinan DPRD, Senin 11 November 2024.(tegaklurus.net/hersan)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – DPRD Barito Utara mengelar rapat paripurna berkaitan dengan terkait Raperda Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) tahun 2025, Senin 11 November 2024.

Juru bicara Fraksi Aspirasi Rakyat, Gun Sriwitanto, menekankan orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas dibandingkan belanja pemenuhan kebutuhan birokrasi.

Menurut Gun, Fraksi Aspirasi Rakyat, memberikan catatan agar pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan harus didahulukan dan ada semangat afirmasi yang kuat untuk memprioritaskan kegiatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara Sokong Koperasi Merah Putih

Menanggapi itu, Pj Bupati Barito Utara, Muhlis dalam tanggapan, Selasa 12 November 2024, mengatakan, Pemkab Barito Utara menyusun rancangan APBD selalu berorientasi melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Hal ini telah dilakukan dengan cara mengalokasikan anggaran memadai, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, antara lain :
alokasi belanja fungsi pendidikan paling sedikit 20 persen. Raperda APBD 2025 telah dialokasikan anggarn sebesar Rp653.689.246.400. atau 20,84 persen.

Baca Juga :  Anggota DPRD Benny Siswanto Harapkan Pemerataan Pembangunan Sampai Wilayah Pelosok

Alokasi belanja kesehatan yang diarahkan mendukung transformasi kesehatan dan pencapaian indikator SPM bidang kesehatan sebesar Rp441.359.709.850 atau 16,80 persen.

Alokasi anggaran pencapaian SPM bidang pelayanan dasar Pendidikan,Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sosial, Perumahan rakyat dan Pemukiman, serta Trantibum Linmas sebesar Rp317968.301.423 atau 10,14 persen.

Alokasi penanganan kemiskinan ekstrim sebesar Rp186.164.805.699 atau 5,93 persen.

Alokasi anggaran pengendalian inflasi sebesar Rp75.916.876.897 atau 2,42 persen.

Alokasi anggaran penurunan prevalensi stunting sebesar Rp123.138.340.445 atau 3,93 persen.(Hersan)

Share :

Baca Juga

Parlemen

DPRD dan Pemkab Barito Utara Tanda Tangani Pakta Integritas KUPA dan PPAS-P 2024

Parlemen

Rosi Wahyuni Minta Kepala OPD Pantau Kinerja ASN

Parlemen

DPRD Barito Utara Tuntut Respons Cepat OPD Terhadap Hasil Reses

Parlemen

P-APBD Naik Menjadi Rp3,1 Triliun, Fraksi PKB Minta Penjelasan Pemerintah

Parlemen

Karianto Ajak Semua Kalangan Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Barito Utara

Parlemen

Anggota DPRD Barito Utara Ardianto, Dukung Dinkes Gencarkan Germas

Parlemen

Legislator Gun Sriwitanto Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Parlemen

Komisi I Minta Masalah Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Barito Utara Dibereskan