TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Barito Utara, meminta Pemkab fokus menggali dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Fraksi Gerindra, Tajeri, mengatakan peningkatan PAD dilakukan melalui pembaharuan aturan ke hal lebih besar.
Ketua Fraksi Gerindra Barito Utara, Tajeri dalam pendapat akhir fraksi juga menyeburkan, terkait Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pihaknya sangat setuju Pemkab melakukan peningkatan PAD dengan catatan tak mencederai hati masyarkat, karena menurut masih banyak sumber PAD yang bisa digali.
“Sekarang apakah kita mau menggalinya misalnya seperti asist tongkang batu bara, kayu log, dan alat berat. Semua ada di depan mata kita. Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah jangan memberatkan masyarakat kecil. Sementara yang ada melintas di depan mata kita diam,” ungkap Tajeri, Senin 27 November 2023.
Fraksi Gerindra, sambung Tajeri, berpendapat untuk pajak daerah dan retribusi rumah makan nasi kuning, nasi putih, dan lontong tak perlu dipajak.
“Yang mesti dipungut pajak dan retribusi, seperti bisnis besar asist tongkang, kayu log, dan alat berat. Saat ini yang berjalan hasil PAD kecil, segera ubah Perda. Contohnya mengenai PAD dari bisnis asist tongkang,” jelas dia.
Sekadar informasi, diketahui, Pemkab sudah menerapkan retribusi asist tongkang sejak 10 tahun yang lalu. Penkab menggandeng Perusda Batara Membangun sebagai pengelola. Namun retribusi daerah dari dinilai kecil, per tahun hanya mendapat pemasukan Rp365.000.000-Rp400.000.000.
Padahal bisa dihitung dalam se tahun, tongkang batubara yang melintas mencapai 2.000 lebih. Sedangkan setiap jasa satu tongkang melintas biaya asist tongkang atau tugboat Rp7 juta.
“Kalau mau meningkatkan PAD ubah perda terdahulu dengan perda baru,” ucap Tajeri.(nus)














