Home / DPRD BARUT

Jumat, 21 November 2025 - 12:55 WIB

Fraksi PKB Tanggapi Dana Transfer Pusat dan Defisit RAPBD Barito Utara 2026

Juri bicara F-PKB Suhendra (atas). 
Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, menyerahkan pemandangan umum fraksi kepada Bupati Shalahuddin, Jumat, 21 November 2025 bawah).(hersan/tegak lurus.net)

Juri bicara F-PKB Suhendra (atas). Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, menyerahkan pemandangan umum fraksi kepada Bupati Shalahuddin, Jumat, 21 November 2025 bawah).(hersan/tegak lurus.net)

MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Barito Utara, menyampaikan pemandangan umum terhadap RAPBD 2026, Jumat, 21 November 2025.

Pemandangan umum F-PKB disampaikan oleh juru bicara fraksi Suhendra, mengapresiasi penyampaian nota keuangan dan RAPBD oleh pemerintah, tapi menyertakan catatan kritis dan rekomendasi untuk penyempurnaan dokumen anggaran tersebut.

Suhendra mengatakan, pertama, mengenai Pendapatan Daerah. F-PKB menilai struktur pendapatan masih sangat bergantung pada dana transfer pusat.

“Kami mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perbaikan tata kelola pajak, digitalisasi layanan, serta mengeksplorasi potensi dari sektor pertambangan, perkebunan, dan jasa,” terang dia.

Baca Juga :  Apresiasi Lomba Puisi Kartini, Legislator Naruk Saritani : Perempuan Harus Berani Tampil dan Berkarya

Pendapatan melalui pajak daerah, kata jubir F-PKB, harus dilakukan secara selektif agar tidak membebani Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kesiapan menghadapi kemungkinan penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) tambang juga ditekankan oleh F-PKB.

Berkaitan dengan belanja daerah, F-PKB menegaskan, belanja harus diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Beberapa prioritas yang disoroti meliputi pendidikan dengan memastikan alokasi 20 persen anggaran benar-benar untuk meningkatkan sarana sekolah, kualitas guru, dan akses pendidikan di desa terpencil.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara Setuju Penguatan Koperasi Merah Putih

Bidang kesehatan, pemkab diharapkan memprioritaskan penguatan layanan Puskesmas dan Pustu, serta peningkatan kualitas RSUD. “Pengadaan obat dan alat kesehatan harus transparan dan bebas konflik kepentingan,” pesan dia.

Berkaitan dengan infrastruktur wilayah, F-PKB meminta pemkab memprioritaskan pada pembangunan jalan antardesa dan antarkecamatan, serta konektivitas wilayah pedalaman seperti Teweh Selatan, Lahei, dan Gunung Purei.

F-PKB juga meminta pemkab memperkuat program pemberdayaan UMKM, petani, pekebun, dan nelayan sungai. “Data penerima bantuan sosial harus akurat dan bebas dari intervensi politik,” pungkas dia.(Hersan)

Share :

Baca Juga

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Dukung Penguatan Anggaran dan Langkah Cepat Atasi Karhutla

DPRD BARUT

Distribusi Air PDAM Kurang Lancar, Anggota DPRD Sarankan Tambah Kapasitas Produksi

DPRD BARUT

Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat, Sarankan Pj Bupati Tunda Pelantikan Pejabat

DPRD BARUT

Anggota DPRD Barito Utara Suhendra Puji Pemkab Serius Aktifkan Koperasi Merah Putih

DPRD BARUT

Fraksi KIR Setujui Perubahan APBD 2026, Minta Pemkab Pastikan Optimalisasi Anggaran

DPRD BARUT

Legislator Nurul Anwar Sorot Peningkatan Akses Pendidikan ke Wilayah Pelosok

DPRD BARUT

Barito Utara Juara Umum MTQH ke-33 Kalteng, Anggota Dewan Parmana Ingatkan Jangan Terlena

DPRD BARUT

Anggota Dewan Ardianto Minta Pemkab Genjot Pembangunan Sektor Infrastruktur