TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Banjir yang merendam Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, telah memasuki hari ke-6, Minggu 21 Januari 2023.
Banjir meluas di enam kecamatan dan 43 desa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara merilis, sebanyak 8.065 rumah terendam air, jumlah kepala keluarga (KK) terdampak 12.343 dengan 41.200 jiwa.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Barito Utara Simamora Turahman merinci bahwa banjir meluas dan merendam enam kecamatan, yakni Lahei Barat, Lahei, Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, dan Montallat. Di enam kecamatan tersebut, jumlah desa yang diterjang sebanyak 43 desa.
Berikut ini daftar wilayah terendam banjir dan jumlah warga terdampak.
1) Kecamatan Lahei Barat
Terendam banjir 11 desa.
Terdampak banjir 709 KK, 2.763 jiwa.
(2) Kecamatan Lahei
Terendam banjir tujuh desa.
Terdampak banjir 1.736 KK, 5.060 jiwa.
(3) Kecamatan Teweh Tengah Terendam banjir lima desa.
Terdampak banjir 2.965 KK, 11.842 jiwa.
(4) Kecamatan Teweh Baru Terendam banjir empat desa.
Terdampak banjir 1.486,KK, 5.219 jiwa.
(5) Kecamatan Teweh Selatan Terendam banjir empat desa.
Terdampak banjir 1.138 KK, 3.402 jiwa.
(6) Kecamatan Montallat
Terendam banjir 10 desa.
Terdampak banjir 3.711 KK, 11.781 jiwa.
Sedangkan di Kecamatan Gunung Timang, banjir sempat terjadi di dua desa, tetapi air tak sampai meluap ke permukiman atau perumahan warga.
Pemkab Barito Utara telah menetapkan status tanggap darurat sejak 19 Januari 2024, berlaku sampai dua minggu ke depan, tepatnya 1 Februari 2024.
Hari Minggu, Tanggal 21 Januari 2024 Pukul 05.45 WIB Posisi Air Sungai Barito di STA UPT DERMAGA, Muara Teweh berada pada level ± 14,15 Meter, pantauan Minggu, pukul 05.45 WIB. Air Sungai Barito pagi ini mengalami kenaikan sekitar 5 cm dari pantauan Sabtu sore.(mel)














