TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, mendukung peningkatan layanan kesehatan, apalagi Pemkab Barito Utara resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off.
“Capaian Predikat UHC Non Cut Off ini memberikan kepastian layanan kesehatan dan kemudahan bagi warga masyarakat yang belum terdaftar menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Mery Rukaini, Senin 1 Juli 2024.
Berbekal status UHC Non Cut Off yang diterima Pemkab Barito Utara, warga yang belum memiliki kepesertaan JKN maupun peserta JKN yang non aktif, jika masyarakat didaftarkan menjadi peserta PBPU dan BP Pemda, yang iurannya dibayarkan Pemkab Barito Utara, sehingga kepesertaannya dapat langsung aktif tanpa ada masa tunggu dan berhak untuk mendapatkan hak pelayanan di ruang kelas 3.
“Terpenting dengan UHC Non Cut Off ini, bagi masyarakat Barito Utara yang belum terdaftar dan saat didaftarkan menjadi tanggungan Pemkab Barito Utara, maka mendapat kepastian layanan kesehatan,” kata ketua DPC Demokrat Barito Utara ini.
Menurut dia, capaian tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Barito dan BPJS mewujudkan akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu sebagai kepastian dan perlindungan resiko finansial bagi masyarakat saat ingin berobat.
Berdasarkan data dari 159.735 jiwa penduduk Kabupaten Barito Utara yang telah menjadi peserta JKN mencapai 159.297 jiwa atau 99,73 persen, dengan peserta yang berstatus aktif sebanyak 120.826 jiwa atau sekitar 75,64 persen.
Perjanjian kerjasma antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan BPJS Kesehatan, tertuang sebanyak 46.453 jiwa penduduk didaftarkan dalam segmen PBPU & BP Pemerintah Daerah (Pemda) yang iurannya ditanggung oleh Pemkab Barito Utara.(hersan)














