Home / Daerah

Selasa, 14 November 2023 - 06:14 WIB

Pemkab Barito Utara Laksanakan Program Percepatan Penurunan Stunting

Pj Bupati Muhlis didampingi Plt Sekda Jufriansyah, Kadis Dalduk KB P3A Silas Patiung menyerahkan dana PMT kepada kepada anak berisiko stunting, Selasa 14 November 2023.(tegaklurus.net/dro abrams he)

Pj Bupati Muhlis didampingi Plt Sekda Jufriansyah, Kadis Dalduk KB P3A Silas Patiung menyerahkan dana PMT kepada kepada anak berisiko stunting, Selasa 14 November 2023.(tegaklurus.net/dro abrams he)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara melaksanakan program dan kegiatan mempercepat penurunan stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72/ 2021.

Pelaksanaan oleh Pemerintah Daerah harus menindaklanjuti pembentukan SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan.

Pj Bupati Barito Utara, Muhlis, mengatakan Pemkab Barito Utara mengeluarkan SK tim TPPS. Komposisi dan susunan tim keanggotaan mengikuti ketentuan yang sudah diatur Perpres 72/2021.

“Langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Barito Utara sesuai dengan Perpres 72/2021 berupa pendampingan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pendampingan ibu pasca persalinan, dan pendampingan anak usia 0-59 bulan,” kata Muhlis, Selasa.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan bantuan PMT (pemberian makanan tambahan) kepada keluarga berisiko stunting. Sehungga baduta dan balita terindikasi stunting mendapatkan asupan gizi seimbang.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Berkomitmen Penuh Turunkan Angka Stunting

“Mari kita bersama-sama menjaga dan membangun wilayah Barito Utara, agar terhindar dari kasus stunting, sehingga SDM di daerah kita menjadi sehat dan unggul menuju indonesia emas tahun 2045, sesuai yang di harapkan kita bersama,”ujar Pj bupati.

Muhlis juga meminta semua tahapan rapat TPPS berjalan sebagaimana mestinya, melalui sinergitas lintas sektor dan seluruh stakeholder, sehingga penurunan angka stunting di Kalimantan Tengah dari 27,4 persen tahun 2021 bisa menjadi 15,38 persen pada 2024.

*Harapan saya, agar semua organisasi perangkat daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Lurah, Desa, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, tokoh pemuda, dan seluruh kader masyarakat, memperhatikan kondisi yang ada di lapangan berkaitan dengan ketahanan pangan, gizi, ketersediaan air bersih, dan higiene sanitasi, ” tukasn Muhlis.

Baca Juga :  Ditpolairud Patroli Dialogis, Warga Respon Jaga Kamtibmas Kondusif

Sementara Kepala Dinas Dalduk KB P3A Barito Utara, Silas Patiung, mengatakan rapat TPPS dihadiri tim pakar sebagai narasumber yaitu dr Komang, dr Warsita, dan dr Roseputri Bajirani (RSUD Muara Teweh).

Dinas terkait menyampaikan paparan yaitu kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Dalduk KB PPP, kepala Bappedalitbang, kepala Dinas Sosial PMD, dan kepala Dinas PUPR.

“Peserta rapat TPPS Barito Utara tahun 2023 diikuti tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Barito Utara dan koordinator KB se Barito Utara,” sebut Silas Patiung.(dro)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditpolairud Ciptakan Rasa Aman di Pelabuhan Buntok Melalui Program Polisi Penolong

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Terima Penghargaan dari Mendikbudristek

Daerah

Pj Bupati Muhlis : Linmas Bukan Hanya Pengamanan TPS, Tapi Pelindung Masyarakat

Daerah

Desa Benangin II Wakili Barito Utara ke Lomba Desa Tingkat Kalteng

Daerah

Obyek Wisata Ramai, Ditpolairud Adakan Pengamanan Pantai We Love Jelai

Daerah

Shalahuddin-Felix Makin Bersinar, Warga Antusias Sambut di Teweh Tengah

Daerah

Anggota DPRD Beberkan Sejarah Suku Dayak di SMAN 4 Muara Teweh

Daerah

Patroli-Sambang, Ditpolairud Sisipkan Pesan Kamtibmas Bagi Warga DAS Jelai ‎