Home / Daerah

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:34 WIB

Pemkab Barito Utara Latih Nakes Aksi Cegah Stunting

Pelatihan Aksi Cegah Stunting diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, kader posyandu, dan perwakilan desa di Barito Utara, Selasa, 14 Oktober 2025.(Diskominfosandi Barito Utara)

Pelatihan Aksi Cegah Stunting diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, kader posyandu, dan perwakilan desa di Barito Utara, Selasa, 14 Oktober 2025.(Diskominfosandi Barito Utara)

MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Pemkab Barito Utara terus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berjenjang demi percepatan penurunan stunting, Selasa, 14 Oktober 2025.

Kadis Kesehatan Barito Utara Pariyadi AR mengatakan, kegiatan hari ini bertujuan agar setiap tenaga medis memahami tata laksana kasus stunting, mampu memberikan konsultasi gizi, serta mendukung keluarga dalam penerapan pola hidup sehat.

Kegiatan Pelatihan Aksi Cegah Stunting ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, kader posyandu, serta perwakilan desa.

Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan materi paparan, diskusi, dan praktik lapangan tentang strategi percepatan penurunan stunting melalui pendekatan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Mura Pastikan Mutu RSUD Puruk Cahu Terjaga

“Kami harapkan melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak dalam upaya bersama menuju Barito Utara bebas stunting di masa mendatang,” sebut dia.

Ia menambahkan, penanganan stunting merupakan salah satu prioritas besar pemerintah daerah yang memerlukan keterlibatan lintas sektor, mulai dari tingkat desa hingga fasilitas kesehatan rujukan.

Prevalensi stunting masih menjadi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis berbasis intervensi spesifik dan sensitif terus digalakkan melalui sistem kesehatan yang terintegrasi.

Baca Juga :  Ditpolairud Peduli Kesehatan Masyarakat, Layani Pengunjung dan Pedagang Pasar di Kotim

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Barito Utara berada pada posisi 20,4 persen.

Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Ardian mengatakan, pelatihan ini mengusung tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tatalaksana Gizi Buruk.”

“Penting peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting,” pungkas dia.(Abram)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Barito Utara Gelar Konsultasi Publik Penyusunan KLHS RPJMD 2025-2029

Daerah

Mutasi Jabatan Tuntutan Organisasi, Pemkab Beri Cinderamata kepada Kompol Roni Wijaya

Daerah

Sinergi Pemkab Murung Raya Bersama Investor

Daerah

Barito Utara Dijadikan Pusat Konservasi Owa, Menhut Resmikan

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Cegah Penyebaran Narkoba ke Wilayah Pesisir

Daerah

Pj Bupati Muhlis Ajak Semi Komponen Tanam Cabai dan Komoditas Pangan

Daerah

Ini 3 Usulan Prioritas 2024 dari Pimpinan DPRD Barito Utara

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Serahkan SK 483 Orang PPPK