Home / Daerah

Jumat, 11 Juli 2025 - 21:12 WIB

Pemkab Barito Utara segera Tata Lanting Tak Layak Pakai di WFC

Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan mengatakan, Pemkab berencana menertibkan lanting (bangunan terapung) yang dinilai tak layak pakai dan telah ditinggalkan pemiliknya di Sungai Barito pada kawasan Water Front City Muara Teweh, Jumat, 11 Juli 2025.(dok : Diskominfosandi Barito Utara)

Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan mengatakan, Pemkab berencana menertibkan lanting (bangunan terapung) yang dinilai tak layak pakai dan telah ditinggalkan pemiliknya di Sungai Barito pada kawasan Water Front City Muara Teweh, Jumat, 11 Juli 2025.(dok : Diskominfosandi Barito Utara)

MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan mengatakan, Pemkab berencana menertibkan lanting (bangunan terapung) yang dinilai tak layak pakai dan telah ditinggalkan pemiliknya di Sungai Barito pada kawasan Water Front City Muara Teweh, Jumat, 11 Juli 2025.

“Langkah penertiban akan segera dilakukan secara terukur dan humanis,” kata dia saat meninjau kawasan WFC Muara Teweh.

Pj bupati didampingi Sekda Muhlis, staf ahli bupati, asisten sekda, dan para kepala dinas dalam rangka menindaklanjuti keberadaan lanting atau rumah terapung yang dinilai tidak layak pakai dan telah ditinggalkan oleh pemilik.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan dari depan Pasar Pendopo menyusuri area tepian Sungai Barito berjalan di bangunan WFC untuk menginventarisasi sejumlah lanting yang berpotensi membahayakan keselamatan warga serta merusak estetika kawasan wisata sungai.

Baca Juga :  KPU Barito Utara Proses Penggantian Caleg Terpilih PKB dari Gogo Purman Jaya kepada Nurul Anwar

“Kita tak ingin kawasan Water Front City tercemar oleh lanting-lanting yang terbengkalai. Selain membahayakan, ini juga mengganggu keindahan kota. Maka dari itu, rumah lanting yang tidak layak dan sudah ditinggalkan pemiliknya akan kita data dan pindahkan,” ujar dia.

Ia menambahkan, sebelum dilakukan pemindahan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik lanting apabila masih bisa dihubungi. Penanganan juga akan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sekda Muhlis mengatakan, peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Barito Utara dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Pj Bupati ingin memastikan data yang ada di lapangan sesuai dengan kondisi riil, sehingga intervensi yang akan kita lakukan nantinya dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang maksimal bagi keluarga penerima manfaat,” kata dia.

Baca Juga :  Animo Membaca Anak-Anak Pesisir Disalurkan di PBMH Ditpolairud Polda Kalteng

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, Muhammad Imam Topik menyatakan, pihaknya segera melakukan kajian teknis lebih mendalam terhadap kondisi rumah-rumah tersebut.

Kajian teknis secara terperinci akan dilaksanakan guna menentukan bentuk penanganan yang sesuai dengan karakteristik kawasan dan kebutuhan warga, sesuai dengan arahan pj Blbupati Barito Utara.

Pemkan Barito Utara berkomitmen terus mendorong pwrwujudan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat, sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup warga

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan tepi sungai agar lebih aman, tertib, dan menjadi destinasi unggulan.(Abram)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Barito Utara Serahkan Rancangan Perubahan KUA- PPAS 2025 kepada DPRD

Daerah

Ditpolairud Perkuat Pemahaman Masyarakat DAS Kumai tentang Bahaya Terorisme dan Radikalisme

Daerah

Ketua DPRD Barito Utara Minta Warga Tak Membuang Sampah di Sungai

Daerah

PT BEK Salurkan Paket Ramadan ke Masyarakat dan PWI Barito Utara

Daerah

Pemkab Barito Utara Minta Masyarakat Rawat Hasil Pembangunan TMMD

Daerah

Shalahuddin Ajak Semua Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Daerah

Daerah

Anggota DPRD Barito Utara Beberkan Harga Gas Elpiji 3 Kg Memang Mahal

Daerah

Peduli Sesama, Ditpolairud Polda Kalteng Bagikan Bansos kepada Masyarakat Paring Lahung