Home / Daerah

Selasa, 22 Juli 2025 - 16:20 WIB

Pj Bupat Barito Utara Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS 2026

Pemkab Barito Utara menyampaikan rancangan KUA-PPAS APBD 2026 saat rapat paripurna DPRD di Muara Teweh, Senin, 21 Juli 2025.(dok : Diskominfosandi Barito Utara)

Pemkab Barito Utara menyampaikan rancangan KUA-PPAS APBD 2026 saat rapat paripurna DPRD di Muara Teweh, Senin, 21 Juli 2025.(dok : Diskominfosandi Barito Utara)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Pemkab Barito Utara menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD di Muara Teweh, Senin, 21 Juli 2025.

“Penyusunan dokumen KUA dan PPAS merupakan langkah strategis dalam proses penganggaran daerah yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kemampuan keuangan daerah,” kata Penjabat Bupati Barito Utara Indra Gunawan.

Ia menyatakan, rancangan KUA dan PPAS 2026 ini menjadi dasar penting untuk pengalokasian anggaran serta target kinerja program-program prioritas pembangunan daerah.

“Dokumen ini kami susun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Barito Utara 2026, yang selaras dengan RKPD Provinsi Kalimantan Tengah dan RKP Nasional,” ujar dia.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara : FTIK Jaminan Nilai Filosofi Kaharingan Bagi Generasi Muda

Indra menerangkan, penyusunan APBD 2026 tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, seperti PP Nomor 12/2019, Permendagri Nomor 90/2019, dan Permendagri Nomor 77/2020, serta menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) yang terintegrasi dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Tema pembangunan tahun depan, lanjut dia, mengacu pada RKP Nasional, yaitu “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Pemkab berkomitmen untuk menjaga alokasi belanja yang tepat sasaran, terutama untuk sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, serta reformasi birokrasi.

Ia menyebutkan APBD pada rancangan KUA PPAS 2026 direncanakan sebesar Rp2,98 triliun, yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp140 miliar dan Pendapatan Transfer sebesar Rp2,84 triliun.

Baca Juga :  Anggota DPRD Benny Siswanto Minta Perusahaan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Adapun belanja daerah dirancang seimbang dengan jumlah yang sama, yaitu Rp2,98 triliun, yang mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer. Pemerintah daerah juga mencatat pembiayaan dari SILPA earmark sebesar Rp135 miliar.

“Kami berharap proses pembahasan KUA dan PPAS ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga APBD 2026 bisa disusun dan disepakati sesuai ketentuan. Ini menjadi bagian penting dari tanggung jawab kita bersama untuk menjawab harapan masyarakat Barito Utara,” tandas Indra.(Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Patroli Rutin, Ditpolairud Periksa Surat Berlayar, Cegah Kecelakaan di DAS Mentaya

Daerah

Fraksi PDIP Beri 3 Catatan terhadap Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Kalteng Rangkul Masyarakat Teweh Bersihkan Sampah di Pesisir Sungai Barito

Daerah

Pendidikan Agama di Rumah Tahsin Darunnajah Didukung Anggota DPRD Barito Utara

Daerah

Cegah Kecelakaan Perairan, Ditpolairud Periksa Dokumen dan Cek Alat Keselamatan Kapal di DAS Mentaya

Daerah

Dorong Generasi Gemar Membaca, Murung Raya Kukuhkan Duta Baca 2025  

Daerah

Disnakertranskop UKM Barito Utara Gencar Tingkatkan Kualitas SDM Operator Ekskavator

Daerah

Pembangunan Aula STIE Muara Teweh Tanda Komitmen Menuju Pendidikan Berkualitas