Home / Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 - 11:16 WIB

RSUD Muara Teweh Gelar Training Triase IGD dan IHT BHD

Tegak Lurus, Muara Teweh – RSUD Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, menggelar dua rangkaian kegiatan yaitu In House Training Triase IGD dan In House Training Bantuan Hidup Dasar (IHT BHD), Kamis 1 Desember 2022.

Kegiatan IHT Triase dibuka oleh Plt Direktur RSUD Muara Teweh dr Tiur Maida. Ia mengatakan, tujuan diadakannya In House Training Triase untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam pemilahan penanganan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan, yang mana In House Training Triase IGD umumnya diterapkan ketika sistem perawatan medis dirumah sakit sedang kelebihan beban, artinya orang yang membutuhkan perawatan lebih banyak dari pada sumber tenaga yang tersedia juga pada kejadian bencana alam, pandemi atau kecelakaan masal.

Baca Juga :  Personel Ditpolairud Gencarkan Imbauan Kamtibmas, Demi Selamatkan Masa Depan Generasi Muda dari Intaian Narkoba

“Diharapkan dengan diadakan kegiatan pelatihan tersebut para karyawan dan karyawati RSUD Muara Teweh akan mampu dan siap dalam kegawatdaturatan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Tiur.

Adapun Kategori Triase IGD adalah berdasarkan 4 (empat) warna yang memiliki arti masing masing adalah

1. MERAH : adalah pasien prioritas pertama yang membutuhkan pertolongan segera seperti pasien cidera kepala berat, luka bakar tingkat 3, asma akut, serangan jantung atau syok anafilaktik. Pasien akan dilakukan tindakan medis di ruang resusitasi.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Siapkan Alternatif Pendidikan Buat Anak Perairan DAS Kumai

2. KUNING : pasien dengan kategori kuning juga membutuhkan tindakan segera hanya saja tidakd alam kondisi kritis. seperti korban kecelakaan dengan luka robek.

3. HIJAU : Pasien umumnya mengalami cidera ringan dan masih mampu berjalan, misal luka lecet setelah kecelakaan atau deman tinggi tetapi kondisi masih stabil dan biasanya ditempagkan diruang observasi.

4. HITAM : kategori ini hanya diperuntukan bagi pasien yang sudah tidak mungkin ditolong lagi atau sudah meninggal ketika di bawa ke IGD.(snt/red)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Respons Cepat Ditpolairud dan Tim Gabungan Evakuasi Korban Speed Boat TNI AL di Kapuas Hilir

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Lepas 50 Peserta Magang Dalam Negeri

Daerah

Bakesbangpol Barito Utara Proyeksikan Paskibraka 2025 Jadi Agen Pelopor Perubahan

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2024

Daerah

Wabup Rahmanto : Santri Berperan Strategis dalam Membangun Daerah Berakhlak dan Mandiri

Daerah

Wabup Barito Utara Lepas Keberangkatan Atlet PWI Ikuti Porwanas di Malang

Daerah

Bagian Umum Setda Barito Utara Ditarget Hasilkan PAD 2024 Sebesar Rp626 Juta

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan di Pesisir DAS Kapuas