Home / Daerah

Kamis, 9 Januari 2025 - 21:03 WIB

Satpol PP Barito Utara Pulangkan Geng Punk ke Daerah Asal

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menertibkan komplotan (geng) punk yang meresahkan publik, Kamis 9 Januari 2025.(tegaklurus.net/dor abram)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menertibkan komplotan (geng) punk yang meresahkan publik, Kamis 9 Januari 2025.(tegaklurus.net/dor abram)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menertibkan dan memulangkan komplotan (geng) punk yang meresahkan masyarakat, Kamis 9 Januari 2025.

Satpol PP menjemput kelompok punk di Jalan Yetro Sinseng, Muara Teweh. Kelompok beranggotakan 10 orang termasuk satu remaja putri sudah diperingatkan sejak Oktober 2024, seiring laporan masyarakat yang masuk ke Satpol PP.

Sekretaris Satpol PP Barito Utara, Dudi Bagus Prasetyo didampingi Kabid Penertiban, Fitri Putra menjelaskan, pihaknya menggelar operasi penertiban berdasarkan Perda nomor 2/2024 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat.

Baca Juga :  Polisi RW ‎Ditpolairud Polda Kalteng Gelar Aksi Kemanusiaan, Bagikan Bansos di Pesisir ‎

“Kita gelar operasi penertiban setelah dua kali diimbau. Imbauan keluar sejak Oktober 2024 kepada kelompok ini. Kita menerima laporan masyarakat ada keresahan, ” ujar Dudi di hadapan anggota kelompok punk dan pers, Kamis siang.

Operasi penertiban, sambung Dudi, menyasar gelandangan, pengemis, pengamen, dan komunitas sosial yang tidak tertib.

Dari hasil penertiban, Satpol PP menemukan 10 anggota punk, tiga di antaranya berasal dari Bojonegoro dan Jember, Jawa Timur. Sedangkan lainnya berasal dari Ampah, Bartim, dan kota di Kalimantan.

“Saya tegaskan, kami tidak bermaksud mengusir kalian. Kalau mau merantau, cari pekerjaan yang layak. Larikan cita-citamu ke hal positif. Kami beri waktu sampai 3×24 jam. Jangan sampai kami masih temui di jalan, ”kata Dudi.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPRD Bangga Terhadap Penampilan Peserta Hifzil Quran MTQH

Salah satu anggota Punk, Maxi menjawab, pihaknya sudah berencana hengkang dari Muara Teweh.

“Hari ini kami sudah rencana mau geser balik. Tas sudah siap. Kami tinggal jalan. Tapi beri kami waktu untuk cari dana, ” kata Maxi.

Di akhir pertemuan, para anggota geng punk menandatangani surat pernyataan untuk menaati Petda nomor 2/2024 dan segera pergi dari Muara Teweh.(Dor Abram)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Barito Utara Sokong MBG supaya Peningkatan kualitas SDM Meningkat dan Stunting Menurun

Daerah

Personel Ditpolairud Layani Murid SD Daerah Pesisir dengan Perpustakaan Terapung

Daerah

Personel Ditpolairud Temui Masyarakat DAS Kumai, Bicarakan Bahaya Ancaman Terorisme dan Radikalisme

Daerah

Jaga Kamtibmas, Personel Ditpolairud Sambangi Masyarakat Kampung Keramat

Daerah

Perpustakaan Terapung Ditpolairud Polda Kalteng Konsisten Bantu Pengembangan Pendidikan di Kotim

Daerah

Ditpolairud Cek Dokumen dan Alat Keselamatan Kapal, Ciptkan Keamanan dan Kenyamanan di Perairan Sampit

Daerah

Bupati Heriyus Serahkan Bantuan Motor Operasional untuk Dukung Pelayanan Gereja

Daerah

Pemkab Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis