TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Enam personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Barito Utara, tiba-tiba datang bersama dua unit mobil pemadam dan peralatan lengkap ke SMPN 9 Muara Teweh, Jumat 10 November 2023.
Apakah terjadi kebakaran di SMPN 9 Muara Teweh? Tidak. Personil Disdamkarmat Barito Utara datang dengan peralatan lengkap, karena memenuhi undangan pihak sekolah. Mereka mendapat kehormatan sebagai narasumber,
saat SMPN 9 melaksanakan program P5 atau Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai penerapan Kurikulum Merdeka.
SMPN 9 Muara Teweh memilih tema “Menumbuhkan jiwa mandiri, bernalar kritis, dan bertanggung jawab” sebagai IKM P5 tema gaya hidup berkelanjutan. Personil Disdamkarmat Barito Utara hadir sebagai narasumber program P5.
“Terima kasih buat respon positif Disdamkarmat Barito Utara, karena telah bersedia menjadi narasumber dalam kegiatan di sekolah kami. Semoga kegiatan ini dapat menjadi berkah dan manfaat bagi kita semua,” kata Kepala SMPN 9 Muara Teweh, Titin Sumarni, Jumat.
Enam personil Disdamkarmat Barito Utara datang ke SMPN 9 Muara Teweh membawa dua unit mobil pemadam serta beberapa peralatan guna pelaksanaan kegiatan P5. Sekolah yang melaksanakan Kurikulum Merdeka bisa berkreasi dan berinovasi dengan mengundang pihak luar untuk pembelajaran.
Di SMPN 9 Muara Teweh, sekolah yang pernah menjadi sekolah dengan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) terbaik se-Provinsi kalimantan Tengah itu, para personil Disdamkarmat menjelaskan kepada para siswa tentang penyebab kebakaran dan cara penanganan api pada tahap awal.
“Ada tiga unsur penyebab api yaitu panas, oksigen, dan bahan bakar sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran,” begitu konten salah satu materi yang disampaikan narasumber dari Disdamkarmat dan dilanjutkan dengan penjelasan alat- alat serta demonstrasi tentang penanganan terjadinya api pada tahap awal.
Program P5 kali ini disambut secara antusias dan penuh atensi oleh para siswa SMPN 9 Muara Teweh. Rangkaian kegiatan juga diselingi pembagian doorprize kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan dari materi yang baru diberikan para narasumber. Akhir kegiatan ditutup dengan mandi air bersama.
Wakasis dan Penggerak Komunitas SMPN 9 Muara Teweh, Nur Ika, menjelaskan sebagai sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka, SMPN 9 harus mampu melakukan inovasi dan berkreasi dalam menyajikan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada murid.
Salah satunya, menurut Nur Ika, berkolaborasi dengan pihak lain, baik orang tua maupun dinas terkait dalam upaya pelaksanaan program sekolah. Pada kegiatan P5 kali ini, pihaknya menggandeng Disdamkarmat Barito Utara.(kia)














