Home / Daerah

Minggu, 23 Maret 2025 - 13:42 WIB

Warga Bantaran DAS Kapuas Diedukasi Personel Ditpolairud Mengenai Bahaya Destructive Fishing

Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Mako Perwakilan Batanjung, melaksanakan KRYD edukasi dan penyuluhan atau binmas tentang bahaya destructive fishing  kepada masyarakat di bantaran DAS Kapuas, Palangkau Lama, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu, 23 Maret 2025.(ist : Ditpolairud Polda Kalteng)

Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Mako Perwakilan Batanjung, melaksanakan KRYD edukasi dan penyuluhan atau binmas tentang bahaya destructive fishing kepada masyarakat di bantaran DAS Kapuas, Palangkau Lama, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu, 23 Maret 2025.(ist : Ditpolairud Polda Kalteng)

TEGAKLURUS.net, Kuala Kapuas – Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Mako Perwakilan Batanjung, melaksanakan KRYD edukasi dan penyuluhan atau binmas tentang bahaya destructive fishing kepada masyarakat di bantaran DAS Kapuas, Palangkau Lama, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu, 23 Maret 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dari kegiatan penangkapan ikan dengan cara yang merusak, atau yang dikenal dengan istilah destructive fishing.

Dirpolairud Kombes Pol Dony Eka Putra, melalui personel Mako Perwakilan DAS Kapuas Batanjung memberikan pemahaman secara rinci tentang dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan bahan peledak, racun, dan alat tangkap yang merusak ekosistem perairan.

Baca Juga :  Ditpolairud KRYD Cegah Destructive Fishing Melalui Patroli dan Pengecekan di DAS Mentaya

Dampak negatifnya dapat menghancurkan habitat ikan dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, personel Ditpolairud memperkenalkan metode penangkapan ikan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, tak hanya menjaga kelestarian alam tetapi juga memastikan keberlanjutan mata pencaharian bagi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Jalin Kedekatan, Personel Ditpolairud Turun Tangan Mengecor Halaman Rumah Warga

Masyarakat Palangkau Lama antusias menerima informasi tersebut, sehingga berkomitmen untuk menghindari praktik destructive fishing demi menjaga kelestarian perairan.

Ditpolairud Polda Kalteng mengharapkan, penyuluhan yang diberikan kepada warga setempat dapat membawa dampak positif menjaga keberlanjutan sumber daya alam di DAS Kapuas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam melindungi ekosistem perairan.(Dor Abram)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Rahmanto : Santri Berperan Strategis dalam Membangun Daerah Berakhlak dan Mandiri

Daerah

Pemkab Barito Utara Teruskan Pembayaran Ganti Rugi Lahan Pelebaran Jalan Nasional di Teweh Baru

Daerah

Carut-Marut Batara Expo, Parkir Motor Turun Jadi Rp3 Ribu, Ini Penjelasan Penanggung Jawab Parkir

Daerah

H Abri : Jaringan Listrik ke Desa Lemo Sudah Ditampung dan Akan Ditindaklanjuti PLN

Daerah

Ditpolairud Berinovasi Lewat Pondok Baca Melek Huruf, Kebutuhan Membaca Anak Pesisir Terpenuhi

Daerah

Cegah Kerusakan Ekosistem DAS Barito, Ditpolairud Polda Kalteng Masif Kampanyekan Stop Ilegal Fishing

Daerah

ASN Kemenag Diminta Jaga Netralitas

Daerah

Kapal Melek Huruf Ditpolairud Bantu Pendidikan Anak DAS Katingan