TEGAKLURUS.net, Muata Teweh – Ratusan guru di bawah Dinas Pendidikan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, belum menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) periode Juli-September 2023.
Informasi penyebab keterlambatan pembayaran TPP simpang-siur, sehingga membingungkan para guru. Besar TPP per bulan berkisar Rp1.500.000 per orang tergantung pangkat dan golongan.
“Sampai hari ini kami belum menerima TPP Juli-September 2023. Ini menjadi pertanyaan bagi kami, karena organisasi perangkat daerah lainnya lancar menerima TPP, ” kata seorang guru SD kepada media ini, Selasa 17 Oktober 2023.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, saat dikonfirmasi mempersilakan tegaklurus.net menanyakan hal tersebut kepada pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Utara.
“Konfirmasi ke bagian yang memverifikasi di BKPSDM Barut saja, kenapa sampai terlambat karena kami dari Disdik tidak pernah terlambat memprosesnya. Tapi untuk mekanisme pencairan TPP masih harus lewat BKPSDM Barut, ” jawab Kadisdik Syahmiludin melalui pesan WhatsApp, Selasa malam.
Dihubungi terpisah, Kepala BKPSDM Barito Utara Sri Hartati didampingi Sekretaris Ira Akhmadi, Rabu 18 Oktober 2023, membantah jika keterlambatan terjadi karena proses di BKPSDM.
Kepala BKPSDM menjelaskan, berkas TPP 315 guru untuk Juli diserahkan 25 September 2023, berkas TPP 275 guru untuk Agustus diserahkan 10 Oktober 2023.
“Itu gambar tumpukan berkasnya. Kami punya catatan penerimaan berkas. Sebagai bahan pembanding, semua 38 OPD lainnya tepat waktu. Juni berkas diserahkan dan Juli TPP rampung diverifikasi dan dibayarkan. Di bawah tanggal 10 sudah klir ” kata Kepala BKPSDM.
Keterlambatan pembayaran TPP guru, ujar Sri Hartati, disebabkan keterlambatan memasukkan berkas ke BKPSDM. “Kalau diantar hari ini, dua hari kemudian kami sudah proses atau tindak lanjut, ” timpal Ira. (mel)














