Home / DPRD BARUT

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:42 WIB

Legislator Barito Utara Ardianto Minta Dampak Tambang di Trinsing segera Diatasi

Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara Ardianto.(ist : tegaklurus.net)

Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara Ardianto.(ist : tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus. net – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto menegaskan, dampak akibat aktivitas salah satu tambang batu bara di Desa Trinsing terhadap lingkungan dan ketahanan pangan harus segera diteliti, dievaluasi, dan diatasu oleh pihak berwenang.

“Kami sangat menghargai inisiatif kegiatan pertanian ini, namun kami juga tidak bisa mengabaikan keluhan yang disampaikan oleh para petani,” ucap Ardianto Muara Teweh, Senin, 4 Agustus 2025.

Ia menyampaikan hal itu menanggapi keluhan warga dan para petani di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, berkaitan dengan dampak lingkungan akibat aktivitas tambang itu pada acara tanam cabai rawit dan cabai besar bersama yang digelar oleh Dinas Pertanian Barito Utara dan TP PKK Barito Utara.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barito Utara Hargai Kerja SMPN 1 Muara Teweh Latih OR GTK

Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, salah satu solusi jangka pendek yang dapat membantu petani adalah peningkatan infrastruktur irigasi, seperti pembangunan embung untuk menyimpan cadangan air.

“Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk segera mengkaji masalah ini dan memberikan solusi konkret agar petani tidak semakin terbebani dengan dampak tambang yang merugikan,”sebut Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Barito Utara ini.

Masyarakat Desa Trinsing berharap agar Pemkab dan perusahaan terkait segera mengambil langkah untuk memastikan keberlanjutan pertanian dan perikanan mereka, serta meminimalkan dampak buruk terhadap lingkungan.

Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan DPRD, masyarakat berharap permasalahan ini bisa segera ditemukan solusinya demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Sambangi Masyarakat Desa Binaan, Personel Ditpolairud Imbau Tak Membuang Sampah ke Sungai

Seorang pemilik lahan seluas 10 hektare Muslih, menyampaikan keresahan berkaitan dengan kualitas air yang semakin memburuk akibat aktivitas tambang.

“Air sungai kini keruh dan dangkal, ini mengganggu usaha perikanan kami dan bahkan berdampak pada sektor pertanian. Banyak lahan yang kini menjadi tidur dan tidak produktif,” keluh dia.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga bernama Ambran, karemlna merasa sangat terdampak dengan masalah kekurangan air untuk irigasi.

“Air sungai sudah sangat dangkal, sehingga kami kesulitan untuk menyirami tanaman. Musim hujan juga membawa masalah lain, yaitu banjir yang merusak tanaman padi kami,”kata dia.(Hersan)

 

Share :

Baca Juga

DPRD BARUT

Legislator Wardatun Apresiasi Penanaman 100 Pohon sebagai Investasi Lingkungan Barito Utara

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Cek Lapangan Realisasi APBD di Kecamatan Montallat

DPRD BARUT

Legislator Bina Husada Sokong Penataan Penerangan Jalan di Muara Teweh

DPRD BARUT

Wakil Ketua II DPRD Henny Rusli Sarankan Kajian Matang Tentukan Titik Jembatan Lahei

DPRD BARUT

Fraksi KIR DPRD Barito Utara Tanya Soal Kinerja OPD

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Dorong Sinergi Penanganan Karhutla dan Perlindungan Warga

DPRD BARUT

Komisi I Dukung Pemkab Prioritaskan Sektor Pendidikan

DPRD BARUT

Nurul Anwar Sependapat dengan Keputusan Pemkab Batalkan Festival Barito Utara di Akhir Tahun