Home / DPRD BARUT

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:33 WIB

Anggota Dewan Minta Pemkab Barito Utara Selesaikan Regulasi Tata Ruang demi Efektivitas Pembangunan

Anggota DPRD Barito Utara/PDI-P Taufik Nugraha (kedua dari kanan) dan rekan DPRD lainnya menghadiri Musrenbang RKPD tahun 2027 di Muara Teweh, Kamis, 5 Maret 2026.(Foto Hersan/Tegaklurus.net)

Anggota DPRD Barito Utara/PDI-P Taufik Nugraha (kedua dari kanan) dan rekan DPRD lainnya menghadiri Musrenbang RKPD tahun 2027 di Muara Teweh, Kamis, 5 Maret 2026.(Foto Hersan/Tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Anggota Dewan Barito Utara/PDI-P Taufik Nugraha, meminta Pemkab Barito Utara mempercepat penyelesaian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK).

Ia mengemukakan hal ini menyusul ada sejumlah proyek strategis daerah terkendala administrasi akibat ketidaksesuaian status lahan.

Ia mengungkapkan itu saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Muara Teweh, Kamis, 6 Maret 2026.

Politikus PDI-P ini mengungkapkan, kawasan hutan produksi yang masih tercantum dalam regulasi tata ruang menjadi ganjalan bagi realisasi pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

Baca Juga :  Rajut Masa Depan, Anak-Anak Tambah Pengetahuan di PBMH Dirpolairud Polda Kalteng

Ia menilai, bila revisi tak segera dituntaskan, program pembangunan yang telah direncanakan berisiko terus tertunda.

“Kita ingin regulasi ini segera rampung. Jangan sampai pembangunan terhambat hanya karena urusan administrasi kawasan. Pemkab harus bergerak cepat menyesuaikan dokumen perencanaan dengan kondisi lapangan,”ujar ketua Komisi II ini.

Tak hanya soal tata ruang, ia melihat penting peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

Ia mengingatkan agar pemkab memastikan layanan sekolah dasar dan menengah terbebas dari biaya tambahan yang tidak resmi.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Apresiasi Sosialisasi Budi Daya Ikan Air Tawar

“Pendidikan hak dasar. Jangan sampai ada masyarakat yang keberatan secara ekonomi justru terbebani pungutan di sekolah. Pengawasan terhadap hal ini perlu diperketat,”sambung dia.

Di bidang kesehatan, ia meminta disparitas layanan antara perkotaan dan pedesaan. Ia mengusulkan pemerintah melakukan pemerataan distribusi tenaga kesehatan, terutama perawat, serta menambah fasilitas pendukung di desa-desa terpencil yang selama ini sulit dijangkau.

“Jangan sampai warga di pelosok kesulitan mendapatkan akses kesehatan karena tidak ada tenaga medis atau puskesmas yang jauh. Ini tanggung jawab kita bersama,”tandas dia.(Hersan)

 

Share :

Baca Juga

DPRD BARUT

Anggota Dewan Tajeri Sediakan LPG 3 Kg Bagi Masyarakat Tak Mampu

DPRD BARUT

Anggota DPRD Barito Utara Gun Sriwitanto : Peran aktif kades akselerasi pembangunan desa

DPRD BARUT

Fraksi PDI Perjuangan Setuju Raperda Perubahan APBD Barito Utara 2025 Dibahas

DPRD BARUT

Legislator Parmana Setiawan Tekankan Peningkatan SDM Perangkat Desa

DPRD BARUT

Anggota DPRD Al Hadi Apresiasi Barito Utara Bershalawat

DPRD BARUT

Anggota DPRD Suhendra Minta Pemkab Fokus pada Program Prioritas

DPRD BARUT

Anggota DPRD Gun Sriwitanto Apresiasi Buka Puasa Bersama Pakuwojo, Pererat Persatuan Bangsa

DPRD BARUT

Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Perusahaan Tambang Hentikan Pakai Jalan Kabupaten