Home / Daerah / Parlemen

Rabu, 4 Januari 2023 - 13:50 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Minta Pemkab Atur HET Eceran BBM Bersubsidi

Tegak Lurus, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Karianto Saman, meminta Pemerintah Kabupaten setempat mengatur harga eceran tertinggi bahan bakar minyak (HET BBM) bersubsisi.

Ketua Komisi II mengaku prihatin akibat adanya disparitas harga eceran BBM subsidi jenis Pertalite dan non subsisi jenis Pertamax setelah kenaikan BBM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Walaupun pemerintah pusat sudah menurunkan harga BBM mulai 3 Januari kemarin, namun harga eceran masih melambung di atas HET. Kenapa bisa begini, apakah ada permainan,”kata dia kepada Tegak Lurus, Rabu 4 Januari 2023.

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Barito Utara ini, berharap HET menjadi perhatian DPRD dan Pemkab Barito Utara.

Baca Juga :  Giat Humanis Ditpolairud Polda Kalteng, Bantu Masyarakat Memanen Padi di Samuda

“Agar tak membebani masyarakat. BBM sudah jadi hajat hidup orang banyak. Jika harganya naik akan berdampak langsung pada masyarakat,” tutur dia.

Lebih parah lagi, tambah dia, kenaikan harga BBM segera memicu lonjakan harga bahan pokok barang lainnya. Ini mesti dicegah dengan pengaturan HET BBM.

Pemkab Barito Utara diminta segera mengambil langkah konkrit, sehingga bersama DPRD mencari solusi mengatur HET BBM bersubsidi.

Berdasarkan data lapangan per 4 Januari 2023, HET BBM terdata :
(1) Muara Teweh dan sekitarnya (Kecamatan Teweh Tengah)
Pertalite Rp13.000-Rp14.000
Pertamax Rp15.000-Rp16.000

(2) Hajak dan sekitarnya (Kecamatan Teweh Baru)
Pertalite Rp14.000-Rp15.000
Pertamax Rp17.000-Rp18.000

(3) Maranen dan sekitarnya (Kecamatan Teweh Selatan)
Pertalite Rp15.000-Rp16.000
Pertamax Rp17.000-Rp18.000

Baca Juga :  Legislator Perempuan Ini Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

(4) Lampeong dan sekitarnya (Kecamatan Gunung Purei)
Pertalite Rp15.000
Pertamax Rp17.000-Rp18.000

(5) Benangin dan sekitarnya (Kecamatan Teweh Timur)
Pertalite Rp15.000
Pertamax Rp17.000-Rp18.000

(6) Kandui dan srkitarnya (Kecamatan Gunung Timang)
Pertalite Rp13.000
Pertamax Rp15.000-Rp16.000

(7) Benao dan sekitarnya (Kecamatan Lahei Barat)
Pertalite Rp 16.000-Rp17.000
Pertamax Rp18.000-Rp19.000

(8) Lahei dan sekitarnya (Kecamatan Lahei)
Pertalite Rp15.000-Rp16.000
Pertamax Rp18.000-Rp19.000

(9) Tumpung Laung dan sekitarnya (Kecamatan Montallat)
Pertalite Rp15.000-Rp16.000
Pertamax Rp18.000-Rp19.000

“Sementara ini kami menjual Pertlite dan Pertamax dengan harga lama. Kalau harga diturunkan sesuai dengan penetapan pemerintah, kami rugi, ” kata seorang pedagang BBM eceran di Jalan Sudirman, Muara Teweh, Rabu siang. (Melkianus He)

Share :

Baca Juga

Daerah

Muhlis Lepas Kontingen Barito Utara ke Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII Tingkat Kalteng

Parlemen

DPRD Barito Utara Konsultasikan Masalah Non ASN ke DPRD Kota Tangerang

DPRD Mura

DPRD Murung Raya Dukung Penuh Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Daerah

Patroli Dialogis Instrumen Ditpolairud Jaga Kamtibmas DAS Kahayan Bahaur Kondusif ‎

Parlemen

Al Hadi Ingatkan Masyarakat Tak Bakar Lahan Saat Musim Kemarau

Daerah

Pemkab Barito Utara Gelar Kick Off Meeting Program PPSP

Daerah

Bupati Shalahuddin : Serapan Anggaran SKPD Baru 60 Persen di Akhir Tahun

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Jauhkan Masyarakat DAS Kahayan dari Pengaruh Terorisme dan Radikalisme