TEGAKLURUS,net, Muara Teweh – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Barito Utara, melaksanakan rapat koordinasi (rakor) rencana target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024, di Muara Teweh, Jumat 6 Oktober 2023.
Kepala BPPA Barito Utara, Agus Siswadi, Jumat, mengatakan rakor diikuti satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) penghasil PAD Pemkab Barito Utara.
SOPD penghasil PAD yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Muara Teweh, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin).
Kemudian, Dinas Pertanian (Distan), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Setda Barito Utara (Bagian Umum), Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskip), Bappeda Litbang, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Koperasi dan UKM (Disnakertrankop-UKM), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), dan Damkar.
Menurut Agus Siswadi, dasar hukum UU Nomor 1/2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pasal 94 UU HKPD) menyatakan seluruh jenis pajak daerah dan retribusi daerah ditetapkan dalam 1 (satu) Perda.
Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 35/2023 tentang ketentuan umum pajak daerah dan retribusi daerah. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84/2022 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2023 dan rancangan peraturan daerah (Raperda) Kabupaten Barito Utara tentang pajak daerah dan retribusi daerah (dalam proses).
Ia menjelaskan rencana target PAD berdasarkan jenis retribusi dan pajak daerah, untuk pajak target tahun 2024 sebesar Rp24.521.471.317,00, retribusi Rp14.875.873.130,00. Retribusi ini meliputi retribusi jasa umum sebesar Rp2,350,225.089,00, retribusi jasa usaha Rp12.000648.041,00, dan retribusi perizinan tertentu Rp525.000.000,00.
Bagian laba penyertaan modal pada perusahaan milik daerah/BUMD sebesar Rp11.614.597.000,00 dan pendapatan lain-lain yang sah Rp57.786.147463,00.
Agus menambahkan, total target PAD tahun anggaran 2024 sebesar Rp108.798.088.910,00. Rencana target PAD tahun anggaran 2024 naik dari 102.512679.816, menjadi Rp108.798.088.910,00 dengan selisih kenaikan sebesar R6.285.409.094. “Naik sebesar 5,8 persen,” ucap Agus Siswadi.(dro)














