Home / Daerah / Pemkab Barito Utara

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:12 WIB

Bupati Shalahuddin Ajak ASN Barito Utara Menjadi Super Tim

Bupati Barito Utara  Shalahuddin didampingi Wabup Felix Sonadie Y.Tingan dan Sekda Muhlis menyalami para ASN, usai apel gabungan di halaman kantor bupati, Rabu, 18 Februari 2026.(foto : dok arief/tegak lurus.net)

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wabup Felix Sonadie Y.Tingan dan Sekda Muhlis menyalami para ASN, usai apel gabungan di halaman kantor bupati, Rabu, 18 Februari 2026.(foto : dok arief/tegak lurus.net)

MUARA TEWEH, Tegak Lurus. net – Bupati Barito Utara Shalahuddin, mengajak para aparatur sipil negara (ASN) di daerah ini menjadi super tim, saat memimpin apel gabungan di halaman kantor bupati, Rabu, 18 Februari 2026).

Ia menekankan bahwa seluruh jajaran pemkab harus bekerja bersama sebagai satu tim yang kuat.

Ia memastikan dirinya bersama wakil bupati, sekretaris daerah, para asisten hingga kepala OPD bergerak aktif dan tak boleh berpangku tangan.

“Tak ada yang hanya menonton. Kita semua memiliki peran masing-masing. Kita ini satu tim. Kalau timnya kuat, maka hasilnya juga kuat. Kita harus menjadi super tim yang hebat dan tangguh,”imbuh dia.

Ia mengingatkan, tantangan pemerintahan ke depan tidak ringan. Dengan kapasitas anggaran daerah yang besar, perhatian publik terhadap Kabupaten Barito Utara juga semakin tinggi.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Barito Utara Dukung Penuh Pelatihan LPj APBDes

Ia mengakui, telah beberapa kali bertemu dengan pimpinan tingkat provinsi, termasuk gubernur Kalimantan Tengah, mengingatkan agar berhati-hati dalam pengelolaan anggaran.

“Dengan anggaran besar, perhatian publik juga besar. Jangan sampai anggaran yang besar ini tidak mampu menjawab persoalan yang ada. Justru dengan anggaran besar, kita harus menunjukkan kinerja yang besar pula,”lanjut dia.

Berkaitan, dengan opini laporan keuangan pemkab, ia menegaskan, pentingnya evaluasi jujur dan perbaikan tata kelola.

Ia menyatakan, ada beberapa kategori opini, seperti WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer, yang menjadi tolok ukur kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, ia menyoroti pula nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) atau indeks pencegahan korupsi daerah yang masih berada pada kisaran 71–72.

Baca Juga :  Ditpolairud dan Warga Gotong- Royong Perbaiki Jalan Rusak di Kumai

Angka tersebut dinilai masih di bawah rata-rata provinsi yang berada di atas 80 dan target nasional di atas 90.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Dengan indeks yang masih rendah, pengawasan terhadap daerah tentu akan semakin ketat. Saya tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,”tegas dia.

Sebab itu, ia mengajak seluruh jajaran memperkuat sistem, integritas, pengawasan internal, serta membangun budaya kerja yang bersih dan transparan.

Ia menyatakan tekad menjadikan ASN Barito Utara sebagai ASN terbaik di Indonesia melalui pembentukan tim yang solid, profesional, dan berintegritas.

Apel gabungan tersebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y.Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para asisten, kepala OPD, serta ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara.(Ray)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati ; Setiap Tiga Bulan Diupayakan Ada Even Olahraga di Muara Teweh

Daerah

Disnakertranskop-UKM Barito Utara Serahkan Bansos kepada Warga Peserta Pelatihan dari Empat Bidang

Daerah

Koyem Ungkapkan Alasan Tak Memasang Agi dengan Mantan Wakilnya, Sugianto : Itu Bohong

Daerah

Distan Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan

Daerah

Pasangan Nomor Urut 1, Gogo-Hendro Pesan Kampanye Santun pada Pendukung

Daerah

Willy Yoseph Mulai Panaskan Suhu Politik, Bicara Soal Pemimpin 2024, Listrik, dan Gas Bersubsidi

Daerah

Bupati Barito Utara Shalahuddin Peringatkan Kepala OPD Tak Lagi Angkat Honorer Baru

Daerah

Ditpolairud Patroli Dialogis, Ingatkan Warga Pulang Pisau Bahaya Paham Ekstremisme