Home / Daerah

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:43 WIB

Citilink Belum Penuhi Permohonan Pemkab Barito Utara, karena Standar Keamanan Bandara HMS Dinilai Belum Memadai

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara, Kalimantan Tengah, telah mengajukan permohonan penambahan rute operasional dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan (Kalimantan Timur) – Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh pulang pergi atau PP sejak Oktober 2023.

Tetapi permohonan tersebut belum direspon pihak Citilink. Rupanya ada hal yang mengganjal maskapai itu, terutama soal keamanan Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS).

Pihak Citilink menilai standar keamanan Bandara HMS masih kurang alias belum memadai, karena pagar pembatas sisi udara dan pagar pembatas lahan belum semua terpasang.

“Kalau peluang penumpang cukup banyak untuk rute Muara Teweh-Balikpapan, karena rata-rata penumpang yang berangkat karyawan perusahaan dan mereka mengejar connecting ke rute selanjutnya,” kata Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) HMS, Muhammad Amrillah K, kepada pers, Jumat (12/1/2024).

Hanya saja, lanjut Muhammad Amrillah, sampai sekarang belum ada info terbaru dari Citilink. Padahal maskapai tersebut pernah melakukan verifikasi lapangan terkait izin terbang.

“Citilink sudah pernah verifikasi lapangan, cuma masih terdapat masalah pagar pembatas sisi udara dan pagar pembatas lahan yang belum terpasang semuanya. Jadi mereka keberatan untuk operasional di sini. Mungkin kalau pagar batas lahan dan pagar sisi udara sudah terpasang semua, mereka siap terbang di sini (Bandara HMS),” tukas Amrillah lagi.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Tes CPNS Pindah Lokasi Tes dari Barito Utara ke Banjar Baru dan Palangka Raya

Amrillah mengakui, pihaknya terkendala pada saat pengusulan pembuatan pagar batas lahan dan sisi udara, karena keterbatasan anggaran di Kementerian Perhubungan.

“Seperti yang kita ketahui, grup Garuda standarnya tinggi terkait keamanan dan keselamatan. Kami sudah coba mitigasi dengan melakukan patroli dan standby di runway ujung 32 (arah kuburan Trinsing) setiap jam operasional, tetapi tidak diterima oleh pihak Citilink,” terang Amrillah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Barito Utara menawarkan kepada maskapai Citilink pembukaan rute penerbangan Balikpapan, Kalimantan Timur – Muara Teweh PP.

Pemkab Barito Utara melayangkan permohonan kepada pihak Citilink 6 Oktober 2023. Permohonan ditandatangani oleh Pj Bupati Barito Utara Muhlis.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara, Mihrab Buana Pati membenarkan adanya surat permohonan Pemkab Barito Utara kepada Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Kadek Dewa Rai.

Menurut Buana Pati, sapaan akrab Kadishub, permohonan Pemkab Barito Utara, karena perkembangan pesat transportasi udara dan tingginya animo masyarakat di Barito Utara dan Murung Raya terhadap penggunaan transportasi udara dari dan ke luar Barito Utara.

“Hal itu berdampak pada peningkatan data lalu lintas angkutan udara di Bandara Haji Muhammad Sidik terhitung awal tahun 2022 yang telah melayani penerbangan komersial dengan pesawat ienis ATR 72-500/600 oleh Wings Air dengan rute Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin-Bandar Udara HMS Muara Teweh PP, ” jelas Buana, Senin (8/1/2024).

Baca Juga :  Langkah Preventif Jaga Kamtibmas Perairan, Ditpolairud Polda Kalteng Periksa Kapal Melintas di Sungai Mentaya

Dikatakannya, alasan lain permohonan penambahan rute penerbangan kepada Citilink, karena Barito Utara dan Murung Raya sebagai daerah pertambangan, sebagian besar berkantor pusat di Balikpapan yang saat ini kebutuhan rute penerbangan Balikpapan – Muara Teweh sangat tinggi, namun kondisi tersebut tak didukung keberadaan maskapai penerbangan.

Ia juga menambahkan, berdasarkan kondisi tersebut, Pemkab Barito Utara mengajukan permohonan kepada Citilink untuk mengoperasionalkan rute Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan-Bandar Udara HMS PP (direct).

“Jika permohonan kami disetujui, itu akan memecah penumpang ke Balikpapan, karena selama ini penumpang dari Muara Teweh tujuannya sama. Bagi penumpang ke Jakarta, kini tersedia tiga koneksi penerbangan dari Bandara Syamsuddin Noor,” tukas Buana.

Beberapa manajer sub kontraktor PT Bharinto Ekatama (BEK) membenarkan, mereka sangat membutunkan opsi lain untuk penerbangan ke Kalsel, Kaltim, dan Jakarta. “Kami selalu terbang dari Muara Teweh, karena lebih dekat dibandingkan ke Samarinda atau Balikpapan,” kata manajer salah satu perusahaan yang beroperasi di Barito Utara.(mel)

Share :

Baca Juga

Daerah

15 Kasus Tercatat, Pemkab Mura Perkuat Perlindungan Anak

Daerah

Anggota Ditpolairud Konsisten Jaga Kebersihan di Pesisir Sungai Kahayan

Daerah

Shalahuddin-Felix Makin Bersinar, Warga Antusias Sambut di Teweh Tengah

Daerah

Lewat Imbauan dan Pendekatan, Ditpolairud Polda Kalteng Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Daerah

Anggota DPRD Barito Utara Beberkan Harga Gas Elpiji 3 Kg Memang Mahal

Daerah

Ditpolairud Cegah Penyebaran Narkoba di DAS Seruyan, Masyarakat Diedukasi Taati Hukum

Daerah

Bupati Shalahuddin : Serapan Anggaran SKPD Baru 60 Persen di Akhir Tahun

Daerah

Usai Pemilu, Tokoh Dayak Ajak Warga Bersatu Jaga Kondusifitas, Cegah Perpecahan Bangsa