Home / Daerah

Sabtu, 4 Mei 2024 - 09:23 WIB

Dinas Kesehatan Barito Utara Periksa Kondisi Kesehatan 145 JCH

TEGAKLURUS. net, Muarla Teweh – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, memeriksa kebugaran 145 orang jamaah calon haji (JCH), Sabtu 4 Mei 2024.

“Upaya pengukuran kebugaran JCH bertujuan untuk mewujudkan JCH yang sehat, bugar, dan produktif serta mampu mengikuti urut-urutan prosesi ibadah haji di tanah suci,” kata Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi, Sabtu.

Pariadi melanjutkan pemeriksaan kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap warga negara yang akan menunaikan ibadah haji, karena untuk dapat melaksanakan seluruh rangkaian rukun haji kesehatan fisik dan mental merupakan salah satu modal utama.

Menurut dia, para JCH dengan kriteria tidak memenuhi syarat istithaah harus difasilitasi untuk mendapatkan pelayanan maksimal. Informasi tentang kriteria istithaah harus dipahami oleh pemeriksa kesehatan di semua tingkat pelayanan kesehatan serta keluarga JCH.

Baca Juga : 

“Menjadi kewajiban bersama antara pemerintah, jamaah haji dan masyarakat untuk mewujudkan istithaah kesehatan jamaah haji melalui program pemeriksaan kebugaran dan pembinaan kesehatan haji sejak jamaah haji mendaftar,” ujar dia.

Ia menambahkan, penetapan istithaah kesehatan jamaah haji dilaksanakan paling lambat pada saat tiga bulan sebelum keberangkatan. Bagi jamaah haji yang telah ditetapkan pertama memenuhi syarat istithaah, kedua memenuhi syarat istithaah dengan pendampingan.

Ketiga, tidak memenuhi syarat istithaah sementara, dilakukan pemberian vaksinasi Meningitis Meningokokkus sesuai ketentuan dan tidak terdapat kontraindikasi medis. Pemberian vaksin akan diikuti oleh pemberian International Certificate Vaccination (ICV) yang sah.

“Bagi jamaah haji yang alergi atau kontraindikasi terhadap vaksin meningitis meningokokkus, maka akan dilakukan tindakan sebagai proteksi terhadap kontak yang memungkinkan peningkatan penularan atau transmisi bakteri meningitis meningokokkus,” jelas Pariadi.

Baca Juga :  13 Jabatan Eselon II Pemkab Barito Utara segera Dikocok Ulang

Masih kata Pariadi, kondisi kesehatan bersifat dinamis seperti halnya yang terjadi pada jamaah haji setelah penetapan istithaah kesehatan sesuai kriteria.

“Untuk itu diperlukan upaya kesehatan untuk meningkatkan atau setidaknya mempertahankan status kesehatan jamaah haji agar tetap memenuhi syarat istithaah kesehatan sampai menjelang keberangkatan melalui pembinaan kesehatan haji,” ujar Pariadi.

Kabid Kesehatan Masyarakat Ina Yastika menambahkan, ada beberapa faktor yang menjadi alasan perlunya pengukuran kebugaran khususnya kebugaran jasmani bagi jamaah calon haji Kabupaten Barito Utara.

Pelaksanaan ibadah haji merupakan ibadah fisik dalam waktu yang lama, pelaksanaan ibadah haji yang dilakukan di tanah suci dengan kondisi geografis, karakteristik iklim yang berbeda dengan Indonesia.(Hersan)

Share :

Baca Juga

Daerah

Camat Teweh Tengah Hadiri Penilaian Re-Akreditasi UPT Puskesmas Sei Rahayu

Daerah

Ditpolairud Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Bagi Pengunjung Pantai We Love Jelai

Daerah

Patroli Ditpolairud Polda Kalteng Cegah Destructive Fishing

Daerah

Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Personel Ditpolairud Jauhkan Masyarakat DAS Seruyan dari Narkoba

Daerah

Ditpolairud Libatkan Masyarakat Pesisir, Tutup Semua Celah Peredaran Narkoba di Pegatan DAS Katingan

Daerah

Polisi Penolong, Tanamkan Kecintaan Anak Pesisir Terhadap Buku dan Ilmu Pengetahuan

Daerah

Ditpolairud Sampaikan Bahaya dan Dampak Negatif Karhutla kepada Warga Pulpis

Daerah

Ketua PGRI Minta Perhatian Perhatian Pemkab Terhadap Nasib dan Masa Depan Guru Honorer