Home / Parlemen

Senin, 29 April 2024 - 14:36 WIB

DPRD Barito Utara Bikin 9 Catatan dan Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati 2023 Sektor Kesehatan

Ketua DPRD Barito Utara Mery Rukaini (atas). Dokumen rekomendasi terhadap LKPj Bupati 2023 (bawah).(Tegaklurus.net/hersan)

Ketua DPRD Barito Utara Mery Rukaini (atas). Dokumen rekomendasi terhadap LKPj Bupati 2023 (bawah).(Tegaklurus.net/hersan)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, menggelar rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD terhadap laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Barito Utara tahun anggaran 2023, Senin 29 April 2024.

Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Satra Jaya dihadiri Pj Bupati Muhlis didampingi Asisten Sekda Eveready Noor, dan para undangan lain.

Anggota DPRD Barito Utara Mustafa Joyo Muchtar mewakili Ketua DPRD Mery Rukaini membacakan lampiran Keputusan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penetapan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati Barito Utara 2023.

Salah satunya menyangkut ruang lingkup kesehatan. DPRD Barito Utara memberikan sembilan poin catatan dan rekomendasi yakni :

Permasalahan Kesehatan
(1). Masih ada masyarakat miskin belum memiliki kartu atau tidak menjadi anggota BPJS.
Rekomendasi : Melakukan validasi dan akurasi data penerima BPJS.

Baca Juga :  Rahmanto Dorong OPD Perkuat Komitmen Data Terpadu

(2) Beberapa Puskesmas dan Pustu peralatan medis masih kurang.
Rekomendasi : Perlu pengadaan alat medis secara maksimal dan merata.

(3) Tenaga dokter spesialis belum mencapai jumlah ideal.
Rekomendasi : Adakan rekruitmen dokter spesialis, serta Pemkab meningkatkan pendidikan bagi dokter umum menjadi dokter spesialis, terutama tugas belajar bagi putra-putri Barito Utara.

(4) Prevalensi stunting sangat baik dibandingkan target indikator kinerja utama Dinasn. Kesehatan 2022.
Rekomendasi : Program percepatan penurunan stunting tetap dilakukan secara berkesinambungan.

(5) Kekurangan tenaga dokter pada Puskesmas rawat inap, karena semestinya minimal dua dokter. Rata-rata Puskesmas hanya memiliki satu dokter, bahkan Puskesmas Mampuak tak punya dokter.
Rekomendasi : Rekruitmen tenaga dokter umum CPNS, PPPK, kontrak, lebih memperhatikan kontrak kerja dokter, sehingga tak terjadi kekosongan di Puskesmas.

Baca Juga :  Bagian Umum Setda Barito Utara Ditarget Hasilkan PAD 2024 Sebesar Rp626 Juta

(6) Pelayanan kesehatan di RSUD, Puskesmas, dan Pustu kurang memadai.
Rekomendasi : Lebih memperhatikan sarana prasarana kesehatan dan tenaga medis mumpuni yang tidak sering meninggalkan tugas di desa.

(7) Tenaga dokter, termasuk dokter spesialis minim.
Rekomendasi : Perlu rekruitmen tenaga dokter PPPK dan CPNS.

((8) Jam pelayanan Puskesmas dan Pustu tidak menentu.
Rekomendasi : Pengawasan dan evaluasi dari Dinas Kesehatan perlu ditingkatkan.

(9) Peralatan medis kurang dibeberapa Puskesmas dan Pustu.
Rekomendasi : Pengadaan alay medis secara maksimal.

Di akhir dokumen rekomendasi, Ketua DPRD mengatakan, rekomendasi DPRD Barito Utara disampaikan dan sebagai bahan pertimbangan. “Kami harapkan dapat ditindaklanjuti dan dijadikan referensi, serta masukan bagi pj bupati mengevaluasi kinerja dan menentukan kebijakan pada semua OPD , ” kata dia.(hersan)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Laporan Anggota DPRD Barito Utara Soal Elpiji Direspon Komisi VII DPR-RI

Parlemen

Dua Fraksi Absen, Paripurna Perubahan APBD Barito Utara 2024 Gagal Lagi

Daerah

DPRD Cantumkan 75 Catatan Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Barito Utara 2022

Parlemen

Gun Sriwitanto Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Kebakaran

Daerah

Legislator ini Minta Bantuan CSR Perusahaan Harus Terdata dan Tercatat

Parlemen

Anggota DPRD Barito Utara Asran, Suport Disnakertranskop UKM Buka Pelayanan Eazy Paspor

Daerah

HET Elpiji 3 Kg Ditetapkan, Parmana : Tindak Tegas Agen dan Pangkalan Nakal

Daerah

DPRD Dorong Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Benahi Institusi