Home / Uncategorized

Kamis, 31 Agustus 2023 - 10:35 WIB

DPRD Barito Utara Minta Pasar Penyeimbang Dialihkan ke Kecamatan, Waket I : Warga Berteriak Harga Elpiji 3 Kg Mahal

Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan (tegaklurus.net)

Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan (tegaklurus.net)

TEGAKLURUS.NET, Muara Teweh – DPRD Barito Utara menyarankan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) menyudahi gelaran pasar penyeimbang Elpiji 3 KG di Muara Teweh, karena lebih baik dialihkan ke kecamatan.

Pasalnya, warga di wilayah pedesaan dan kecamatan kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi. Jika pun ada harganya melambung tinggi.

“Sekarang sejak pengawasandipwrkwtat dan ditertibkan, pangkalan-pangkalan, membuka layanan penjualan kepada warga. harganya pun sudah mengikuti HET. Jadi alihkan pasar penyeimbang ke desa-desa,” kata Wakil Ketua I DORD Barut Parmana Setiawan, Kamis 31 Agustus 2023.

Baca Juga :  Diskominfo Nyatakan Info Nama Pj Bupati yang Beredar Hoaks

Menurut Parmana, di kota tinggal pengawasan saja dilakukan terhadap pangkalan-pangkalan yang masih aktif. Sedangkan di desa-desa, warga masyarakat masih berteriak karena harga LPG 3 KG sangat mahal.
Apalagi di desa, pangkakan tak ada. jika pun ada banyak yang diduga fiktif.

Pasar penyeimbang bisa mwnyelsaikan masalah dalam jangka pendek. Sembari dinas terkait berkoordinasi dengan agen dan Pertamina membenahi atau mengevaluasi pangkalan-pangkalan fiktif.

“Alihkan sejak sekarang pasar penyeimbang ke desa-desa dan kecamatan. Pangkalan-pangkalan di desa dan kecamatan mohon juga diaktifkan. Ganti yang diduga fiktif,” kata dia.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Turun Periksa Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Pemilik Hotel Armani Muara Teweh

Saat ini Disdagrin Barito Utara, juga menggelar pasar penyeimbang di beberapa desa. namun belum dilakukan menyeluruh. Sebab , warga di pedesaan masih teriak harga elpiji melambung tinggi.

Parwito, warga Desa Muara Bakah mengatakan, harga jual elpiji di temoat tunggalnya berkisar Rp60.000 sampai Rp70.000 per tabung.

“Harga di kampung saya, elpiji bersubsidi dijual Rp60.000 sampai Rp70.000. Kalau di Kelurahan Lahei tadi saya beli Rp50.000,” ucap Parwito.(mel)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kapolda Kalteng dan Kapolri Lakukan Penanaman Pohon Serentak Se- Indonesia

Uncategorized

Ini Nama-nama 36 Calon Anggota KPU Barito Utara Lolos Seleksi Berkas, Termasuk Tursia Raya Teddy dan Malik Muliawan

Uncategorized

3 Desa di Teweh Timur Ini Dapat Jaringan Listrik

Uncategorized

Lomba Senam Open Competition Kalimantan Digelar Besok, Peserta Berdatangan Termasuk dari Palangka Raya

Uncategorized

PDI Perjuangan Serahkan Daftar Bacaleg ke KPU Barito Utara, Sastra : Kami Targetkan Menang Pemilu 2024

Uncategorized

Pengedar Sabu di Kecamatan Lahei Ditangkap Polisi

Uncategorized

Gaji Ke-13 segera Cair, ASN Barito Utara Terima Gaji Pokok Ditambah TPP 50 Persen

Uncategorized

Berkas 25 Bacaleg Gerindra Lengkap, Tajeri dan Mustafa Siap Bawa Partainya Terbang Lebih Tinggi