Home / Daerah

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:41 WIB

DPRD Barito Utara Minta Pemerintah Evaluasi, Cabut Izin Usaha Agen dan Pangkalan LPG Nakal

TEGAKLURUS.net Muara Teweh – DPRD Barito Utara meminta kepada Pemkab setempat mengevaluasi, bahkan mencabut izin usaha agen dan pangkalan elpiji nakal, penyebab harga LPG 3 kg mahal, saat rapat dengar pendapat (RDP), Jumat 17 Mei 2024.

Sebagai informasi, harga LOG 3 kg di tingkat pengecer mencapai Rp40.000-Rp45.000, Padahal harga eceran tertinggi (HET) rata-rata Rp25.000 per tabung.

Pengecer pasang harga mahal,karena membeli dari pangkalan sudah mahal. Begitu juga pangkalan mematok harga selangit, karena membeli dengan harga tinggi dari agen LPG.

Hal ini berlangsung nyaris selama 10 tahun terakhir alias satu dasawarsa di Barito Utara, Kalimantan Tengah, tanpa ada satu pihak pun sanggup mencegahnya.

Padahal berdasarkan aturan, LPG 3 kg diperuntukan bagi rumah tangga miskin, usaha kecil/mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Fakta di lapangan, LPG melon itu dijual bebas ke siapa saja, kendati bukan tergolong warga miskin.

Pemberian sanksi tercantum dalam kesimpulan RDP pembahasan LPG bersubsidi di DPRD Barito Utara, karena para wakil rakyat senantiasa menerima aduan, laporan, dan keluhan dari warga.

Para anggota dewan dan mitranya dari Pemkab sepakat mengevaluasi pendistribusian LPG 3 kg dari agen ke pangkalan, karena diduga dari simpul ini biang kerok harga melambung tinggi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Dukung Langkah Proaktif Lurah Lanjas Sukseskan PSU

Termasuk memberikan sanksi pencabutan surat izin usaha, jika agen dan pangkalan melanggar aturan.

Sejumlah anggota DPRD Barito Utara, seperti Dr Tajeri, Asran, Nety Herawati, dan Parmana Setiawan menyorot masalah penyaluran dan mahalnya LPG 3 kg.

“Masalah LPG 3 kg kg terjadi sejak lama. Mari kita evaluasi pangkalan yang ada. Apakah benar-benar operasional atau fiktif. Saya sering di-WA masyarakat. Di Banjarmasin bisa Rp20.000 per tabung. Kenapa di sini sangat jauh lebih mahal. Pertamina sendiri bingung dengan kejadian di Barito Utara, ” ungkap Tajeri.

Lebih mengherankan lagi, lanjut Tajeri, ada pangkalan yang sudah di-PHU tetapi masih menerima kiriman LPG dari agen. Bahkan di Muara Teweh menjual LPG 3 kg seharga Rp40.000 per tabung.

Anggota DPRD Barito Utara Asran (Golkar) menilai, penyaluran LPG 3 kg ibarat lingkaran setan yang tidak berujung dan berpangkal.

“Kuncinya kejujuran. Agen dan pangkalan jangan menjual ke toko-toko. Bertahun-tahun membahas masalah ini tidak pernah selesai, ” kata mantan kadis Perindag Barito Utara ini.

Sementara dalam forum RDP, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Barito Utara, Dewi Handayani mengatakan, jumlah pangkalan LPG di daerah ini 145 dan agen empat. “Hanya ada nama pangkalan tanpa alamat dari Pertamina, sehingga kami sulit memonitor, ” beber Dewi.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Periksa Dokumen Kapal dan Cek Alat Keselamatan

Menurut Dewi, agen LPG PT Daya Cipta Muliatama, PT Borneo Berdikari Mulia, PT Cahaya Barito Migas, dan PT Rayya Aira Bersaudara mendapatkan kuota elpiji tiga kg sebanyak 2.628 MT (876.000). tabung pada 2024.

Sesuai dengan data SPBE, sampai akhir April 2024,LPG 3 kg telah didistribusikan di Barito Utara sebanyak 322.000 tabung atau 36,758 persen dari kuota tahun 2024.

Asisten Sekda Barito Utara Gazali Montallatua mengatakan, agen LPG seperti kura-kura. “Saat kena penertiban, beralasan tidak ada LO. Padahal saya pernah buntuti, ternyata ada konvoi dua truk angkut LPG dari Ampah,” kata Gazali.

Pimpinan RDP sekaligus Waket II DPRD Barito Utara, Sastra Jaya mengatakan, hati-hati saat memberikan rekomendasi kepada pangkalan. “Kita mesti memotong mata rantai distribusi. Ke tempat-tempat yang jauh, angkutan LPG bisa disubsidi lewat APBD. Kita satukan niat dari mana mulai bergerak. Memotong simpul-simpul yang membuat harga tidak stabil. Kita mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat dengan harga terjangkau, ” ujar politikus PDI Perjuangan Barito Utara ini.(mel)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Bersama Forkopimda Latihan Menembak

Daerah

Pemkab Barito Utara Gelar Kick Off Meeting Program PPSP

Daerah

KPU Barito Utara Fokus Mencerdaskan 114.092 Pemilih Saat Mencari Pemimpin

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Kalteng Dorong Masyarakat Seruyan Jaga Sungai Bersih

Daerah

Aksi Demo Jilid II ; Anggota Bawaslu Kalteng Diusir Massa, Ketua Bawaslu Barito Utara Janji Berkas Masuk ke Polres Hari Ini

Daerah

Polisi RW Ditpolairud Sambang, Patroli, dan Tatap Muka, Jaga Kamtibmas Wilayah Pesisir Kondusif

Daerah

Warga Sei Rahayu I Minta Infrastruktur Diperbaiki, Shalahuddin : Tahun 1999, saya sudah masuk ke sini perbaiki jalan

Daerah

Ditpolairud Dukung Pendidikan di DAS Mentaya Melalui Kapal Melek Huruf