TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Perda APBD Kabupaten Barito Utara 2024 telah diajukan sejak akhir November 2023, tetapi sampai dua bulan berjalan, belum juga mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.
Di pihak lain, Pemprov Kalteng telah menggelar kick off penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa lingkup Pemprov dan 14 kabupaten/kota se-Kalteng, secara daring, Senin 29 Januari 2024.
Kick off dipimpin oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, dan para kepala organisasi perangkat daerah se-Kalteng.
Berkaitan dengan kondisi tersebut, Pemkab Barito Utara tetap mengikuti kegiatan kick off, tetapi hanya sebatas menjadi penonton.
“Kick off itu penandatanganan kontrak, syaratnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) harus ada. Kalau Perda APBD belum direkomendasi, tidak bisa tanda tangan kontrak, karena belum ada dasar atau landasan hukumnya,” ungkap sumber media ini, Senin siang.
Saat dikonfirnasi, Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini mengatakan, Perda APBD Barito Utara telah diserahkan ke Gubernut Kalteng sejak 29 November 2023 sehari lebih cepat dari batas akhir penyerahan, yakni 30 November 2023. “Soal belum direkom, silakan tanyakan kepada pj (bupati),” kata Mery.
Terpisah Pj Sekda Barito Utara, Jufriansyah mengatakan, Pemkab Barito Utara sudah mengikuti kegiatan kick off, serta mendengarkan langsung arahan dari gubernur Kalteng.
“Kita belum bisa mengikuti pelaksanaan penandatanganan kontrak, karena sampai saat ini masih menunggu rekomendasi Perda APBD 2024,” jelas Jufriansyah, Senin siang.
Ia melanjutkan bahwa Pemkab Barito Utara segera kembali menghadap gubernur Kalteng, guna mengomunikasikan dan mendapatkan rekomendasi Perda APBD 2024.
*Kita harapkan rekomendasi Perda APBD 2024 segera turun, karena banyak urusan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat harus berjalan. Hal urgen saat ini menghadapi pelaksanaan pemilu serentak. Dana pemilu termasuk belanja wajib. Kita juga mengelami kendala pemungutan pajak dan retribusi daerah,” terang Jufriansyah.(kia)












