MUARA TEWEH, Tegaklurus. net – Totalitas dukungan kepada paslon nomor urut 2 ditunjukkan oleh tokoh Dayak Tewoyan Kabupaten Barito Utara, Suria Baya.
Baliho raksasa bergambar Suria Baya sedang menunjuk paslon Jimmy-Inri terpampang di Simpang Empat Benangin, ibu kota Kecamatan Teweh Timur.
“Ya benar, itu salah satu bentuk dukungan secara kasat mata. Saya menganut prinsip totalitas, jika sudah mengarahkan dukungan, ” kata Suria, kepada tegaklurus.net, Jumat, 4 Juli 2025 saing.
Benangin dipilih sebagai salah satu lokasi pemasangan baliho bergambar Suria dan paslon, karena ia menyadari akar kehidupannya berasal dari Kecamatan Teweh Timur.
Suria mengakui, pada tahapan kampanye saat ini, dirinya turut menjadi sorotan, berkaitan dengan arah dukungan terhadap paslon.
Pada awal Pilkada, ia mendukung paslon nomor urut 1, Gogo-Helo. Namun menjelang PSU jiid II, Suria justru melabuhkan dukungan kepada paslon nomor urut 2, Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni.
Ia punya argumen politik tentang hal ini. “Alasan politisnya, pasangan calon telah berganti, maka saya pun menyesuaikan dengan kriteria dan standar politik yang saya yakini. Singkatnya, saat ini, paslon sudah tidak sama, sehingga saya pun harus menyesuaikan arah dan gerakan politik saya,” terang Suria Baya.
Ia mengakui perubahan haluan dukungan politik, berjalan
setelah ia melewati beberapa fase, termasuk proses penetapan paslon. “Saya mengikuti sejumlah proses politik, pasca putusan MK
erenung, memilah, dan memilih, akhirnya tokoh Dayak Teweyan, Barito Utara, Suria Baya, melabuhkan pilihan politiiknya kepada pasangan calon nomor urut 2, Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni.
Suria punya argumen politik tentang perubahan haluan politiknya dengan mengarahkan dukungan ke paslon baru, karena merasa terjadi gejala pergeseran di kubu paslon nomor urut 1.
Dia harus melakukan re-strategi agar harapan, kepentingan, dan visi politiknya bisa sejalan dan terkomodir oleh paslon.
Sebagai figur yang berada dalam lingkup sirkulasi elit politik di Barito Utara, Suria Baya pun memutuskan secara penuh mendukung paslon nomor urut 2.
Bukan hanya secara pribadi, tetapi juga mengajak gerbong-gerbong yang betada di belakangnya supaya solid mendukung Jimmy-Inri.
Tetapi Suria mengingatkan perpindahan dukungan dirinya ke paslon urut 2, jangan sampai membuat retak ikatan persaudaraan dan putusnya silaturahmi kekerabatan dengan dengan teman-teman seiring sejalan saat perjuangan Pilkada dahulu.
“Ini ibarat mengisi buku baru atau dapat pula disebut sebagai lembaran baru. Tak ada pemaknaan berkhianat dan tidak ada yang dikhianati. Apa yang dikhianati pada paslon yang baru?” kata dia setengah bertanya.
Suria Baya mengajak semua pihak untuk memandang proses demokrasi sedang berjalan secara alamiah, sehingga berpandangan luas dalam menyikapi perbedaan.
Begitu pula, para elite politik di daerah ini, dapat memberikan pendidikan politik yang cerdas dan bernas kepada masyarakat dalam menyikapi pilihan dan hak politik seseorang.
“Elit cerdas tidak akan mengajari pendukungnya berbicara mengedepankan emosional dan non argumentatif,” sebut pria yang akrab disapa SBY ini.
Tentu sebagai seorang yang beretika, lanjutdia, tidak semua apa yang tersimpan dalam pikiran dan hati nuraninya disampaikan atau dibeberkan semuanya kepada umum.(Melki)














