TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Seorang guru SMPN 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Fitria Yunita, berhak mewakili Kalteng pada Apresiasi Guru Pendidilan Dasar Tingkat Nasional 2023.
Bu Guru Fitria Yunita tembus ke Jakarta, setelah berhasil menjadi Terbaik 1 Kategori Guru Inovatif SMP. Momen ini juga bertepatan dengan peringatan Puncak HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2023.
“Saya yakin ini adalah berkat doa dari semua orang tulus yang selama ini sudah membantu dan mendukung saya. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih untuk semuanya, terutama anak-anak didik yang menerima saya sebagai gurunya,” kata Fitria Yunita, Rabu (29/11/2023).
Sebelumnya guru SMPN 1 Muara Teweh, Fitria Yunita, mengikuti seleksi penerima Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu dengan berbagai perubahan mekanisme seleksi.
Pada tahun ini seleksi dilaksanakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) di masing-masing provinsi dengan total 22 kategori meliputi kategori Ilinspiratif, dedikatif dan inovatif.
Seleksi yang dilakukan meliputi seleksi administrasi berupa naskah praktik baik dan video praktik baik dengan mengedepankan orisinalitas dan kebermanfaatan bagi dunia pendidikan.
Selanjutnya 10 karya terbaik mengikuti sesi presentasi dan wawancara bersama para dewan juri yang berasal dari Balai Guru Penggerak, Balai Penjamin Mutu Pendidikan, dan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
Setelah melalui seleksi ketat, Fitria Yunita berhasil menjadi terbaik 1 untuk Kategori Guru Inovatif SMP dan berhak mewakili Kalimantan Tengah ditingkat nasional di Jakarta.
Miss Fitria, begitu dirinya biasa disapa oleh siswa-siswinya di sekolah, terharu dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan pada ajang bergengsi ini.
Pada kegiatan tersebut Fitria Yunita berkompetisi bersama 37 finalis dari seluruh Indonesia dengan berbagai bentuk inovasi luar biasa.
Seluruh finalis juga berkesempatan menghadiri Puncak Hari Guru Nasional di Gelora Bung Karno yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,Nadiem Makarim, dan Presiden RI, Joko Widodo.(kia)














