Home / Daerah

Senin, 7 April 2025 - 17:58 WIB

Lestarikan Sungai dan Lautan, Ditpolairud : Stop Pakai Alat Tangkap Perusak Ekosistem Perairan

Ditpolairud Polda Kalteng melalui KP XVIII-2002, melaksanakan patroli pencegahan destructive fishing di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Senin, 7 April 2025.(ist : Ditpolairud Polda Kalteng)

Ditpolairud Polda Kalteng melalui KP XVIII-2002, melaksanakan patroli pencegahan destructive fishing di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Senin, 7 April 2025.(ist : Ditpolairud Polda Kalteng)

TEGAKLURUS.net, Pulang Pisau – Ditpolairud Polda Kalteng melalui KP XVIII-2002, melaksanakan patroli pencegahan destructive fishing di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Senin, 7 April 2025.

Personel Ditpolairud mengimbau nelayan agar menggunakan alat tangkap yang tidak merusak lingkungan dan ekosistem sungai.

Personel juga memberikan beberapa contoh alat tangkap ikan ramah lingkungan seperti, bubu, pancing ulur, pancing rawai, jaring insang, pukat cincin, pukat hela, dan pukat tarik.

Baca Juga :  Optimalisasi PAD, Pemkab Mura Mantapkan Langkah Pembentukan BUMD

Pola tangkap ikan ramah lingkungan memiliki beberapa kriteria, yaitu tidak merusak habitat, tidak membahayakan nelayan dan konsumen, meminimalkan dampak pada biodiversitas, serta tidak menangkap ikan yang dilindungi Undang-Undang.

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan dapat membantu menjaga keberlanjutan ekosistem ikan di sungai.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Dampingi Menko Polkam Tinjau Penanganan Karhutla di Tumbang Nusa

Penggunaan alat tangkap ramah lingkungan dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain menjaga keanekaragaman hayati laut, mencegah kerusakan habitat laut, dan meningkatkan kualitas produk perikanan yang dihasilkan.

“Jauhi alat tangkap ikan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang tergolong dalam destructive fishing seperti menggunakan racun, bom, setrum, pukat harimau, atau cantrang,” pesan Dirpolairud.(Dor Abram)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Kalteng Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Awak Kapal Di DAS Barito

Daerah

Polisi RW Perairan dan Pesisir Sambang, Jalinan Hubungan Ditpolairud dengan Masyarakat Kian Mesra

Daerah

Polisi RW Sambangi Warga DAS Kapuas, Pastikan Kamtibmas Kondusif

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Kalteng Patroli Jaga Kamtibmas di DAS Kahayan Bahaur

Daerah

Ditpolairud Ajari Masyarakat DAS Jelai Hentikan Bakar Hutan dan Lahan ‎

Daerah

Sambangi Masyarakat Desa Binaan, Personel Ditpolairud Imbau Tak Membuang Sampah ke Sungai

Daerah

Pesan Personil Ditpolairud kepada Masyarakat Pesisir : Jauhi dan Perangi Narkoba!

Daerah

Anggota F-PDI Perjuangan DPRD Barito Utar Sunario, Sambut Baik Pasar Murah