TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara melaksanakan entry meeting bersama tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kaltent di aula Setda Lantai I, Selasa 24 Oktober 2023.
Entry meeting dihadiri Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis, Plt Sekda Jufriansyah, penangungjawa tim teknis BPK, wakil penanggungjawab, pengendali teknis, dan ketua tim BPK.
“Saya ucapkan selamat datang kepada Ketua Tim BPK RI perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Utara Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang memiliki arti Pantang Mundur Sebelum Berhasil,” kata Pj Bupati Muhlis.
Pemkab Barito Utara menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan kepatuhan atas belanja daerah tahun anggaran 2023 oleh tim BPK RI Perwakilan Provinsi Kalteng. Pemeriksaan pendahuluan selama 20 hari.
Termasuk di dalamnya pemeriksaan kinerja atas efektivitas upaya pemerintah daerah dalam pengembangan sektor unggulan untuk komuditas jagung tahun anggaran 2021
“Kami berharap melalui pemeriksaan bersama BPK RI dan BPK RI perwakilan Provinsi Kalteng, kami dapat mengevaluasi dan mengetahui kelemahan pada laporan kami, dan secepatnya melakukan perbaikan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Pj Bupati Muhlis.
Muhlis.memaatikannPemkab Barito Utara terus berusaha memperbaiki laporan dari tahun ke tahun, serta melaksanakan segala arahan dan petunjuk yang diberikan terkait kepatuhan terhadap pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim BPK RI maupun tim BPK RI perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
Terkait dengan pemeriksaan tersebut, Pj Bupati Muhlis menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah memberikan data serta informasi yang akurat kepada tim pemeriksa, bersikap kooperatif dan proaktif, sehingga pemeriksaan berjalan lancar.
“Saya berharap kepada ketua tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Kalimantan dapat memberikan arahan, bimbingan, dan masukan kepada perangkat daerah, apabila ada hal yang belum sesuai dengan peraturan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah, sehingga kami mampu melaksanakan perbaikan penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah,”tukas dia.(kia)














