TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengadakan rapat koordinasi untuk menyikapi dampak kenaikan harga komoditi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara daring, Rabu 15 Januari 2025.
“Pemkab berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengendalikan inflasi serta memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat,” kata Pj Sekda Barito Utara Jufriansyah di Muara Teweh.
Jufriansyah menyatakan, peningkatan harga ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi lokal.
“Pemkab melalui berbagai kebijakan akan berupaya menstabilkan harga dan memberikan solusi bagi masyarakat di Kabupaten Barito Utara,”ujar dia.
Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Barito Utara menunjukkan angka 1,35 pada pekan kedua Januari 2025, mencerminkan adanya fluktuasi harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditas utama.
Beberapa komoditas dengan andil besar dalam perubahan harga antara lain cabai merah (0,4978), telur ayam ras (0,428), dan susu bubuk untuk balita (0,2584).
Dalam perkembangan terbaru, fluktuasi harga tertinggi terjadi pada bawang merah yang mengalami kenaikan dengan nilai fluktuasi mencapai 0,049.(Dor Abram)














