Home / Daerah

Rabu, 6 Desember 2023 - 18:35 WIB

Pemkab Barito Utara Kampanyekan Program Kampung Iklim

Peserta sosialisasi program kampung iklim (Proklim)  mengikuti pembukaan sosialisasi program Proklim, Rabu (6/12/2023).(tegaklurus.net/dor abram he)

Peserta sosialisasi program kampung iklim (Proklim) mengikuti pembukaan sosialisasi program Proklim, Rabu (6/12/2023).(tegaklurus.net/dor abram he)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara gencar mengampanyekan Program Kampung Iklim atau (Proklim) sebagai program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLH.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Siti Hadijah, mengatakan proklim adalah aksi bersama adaptasi dan perubahan iklim, yang dapat mitigasi mensinergikan berbagai pemangku kepentingan (kelompok masyarakat, pemerintah/pemerintah daerah, LSM, asosiasi, akademisi, dunia usaha, dan lainnya).

“Kampung iklim dalam kegiatan proklim adalah lokasi yang berada di wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau Dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa, atau wilayah yang masyarakatnya telah melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkesinambungan,” jelas Siti Hadijah, saat menyampaikan laporan Kadis Lingkungan Hidup pada pembukaan sosialisasi program Proklim, Rabu 6 Desember 2023.

Baca Juga :  Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Ini Langkah Ditpolairud Polda Kalteng

Dia mengatakan, pada 2023,Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara telah mendaftarkan dua lokasi pada sistim registri nasional (SRN) sebagai lokasi proklim, yaitu Kelurahan Melayu dan Desa Pendreh. Dia wilayah ini mendapat penghargaan kategori Madya atas partisipasinya dalam mengembangkan Proklim.

Manfaat Proklim, yaitu manfaat ekonomi, manfaat lingkungan, dan manfaat pengurangan dampak perubahan iklim. Manfaat ekonomi seperti peningkatan pendapatan, penghematan pengeluaran rumah tangga. Manfaat lingkungan seperti perbaikan lingkungan, muncul sumber mata air baru, peningkatan kesuburan tanah, penyelamatan panen dan lainnya.

Sedangkan manfaat pengurangan dampak perubahan iklim seperti frekuensi kejadian banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta kejadian ekstrim dampak perubahan iklim berkurang.

Baca Juga :  Festival Tandak Intan Kaharingan Perekat Sosial dan Nilai Keagamaan

Menurut Siti Hadijah, esensi proklim mendorong gerakan nasional adaptasi dan mitigasi pengendalian perubahan iklim dari tingkat tapak. Esensi yang terpenting pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi di lokasi, sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan kontribusi nyata pada lingkungan seperti pengurangan resiko bencana atau dampak perubahan iklim, konservasi air, ketahanan pangan, pengelolaan sampah dan limbah, konservasi energi dan penguatan kelembagaan berkelanjutan.

Sosialisasi Proklim diikuti sebanyak 60 pesertaberasal dari perusahaan di Barito Utara, camat Barito Utara, perwakilan kepala desa, dan OPD terkait dalam pembinaan proklim.(dor)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditpolairud Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Bagi Pengunjung Pantai We Love Jelai

Daerah

Masyarakat DAS Seruyan Diingatkan Personel Ditpolairud Jauhi Narkoba

Daerah

Anggota DPRD Barito Utara Usulkan Pembangunan Pusat Kerajinan Tangan

Daerah

Bupati Barito Utara Respon, Input Fraksi DPRD Penting Bagi Pembangunan Daerah

Daerah

Shalahuddin Ajak Semua Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Daerah

Daerah

Banjir di Beberapa Wilayah, Anggota DPRD Barito Utara Minta Warga Waspada
Dandim 1013/MTW Letkol (Inf) Agussalim Tuo bersama para petani jagung di Desa Mampuak, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Kamis 4 Januari 2024.(dok : pendim 1013)

Daerah

Kodim 1013/MTW Bantu Petani Jagung Lokal dengan Teknologi Modern

Daerah

Dinas PUPR Barito Utara Perbaiki Jalan Sei Liju-Benangin