Tegak Lurus, Muara Teweh – Usai diresmikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin 2021 lalu, jumlah penumpang di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh, Barito Utara (Barut), terus bertambah.
Kini menyentuh angka 1.800 orang penumpang per bulan. “Sejak didarati pesawat jenis ATR 72, Bandara Udara HMS sejak Januari 2022 sudah menampung penumpang per bulannya mencapai 1.400 orang. Mulai Maret sampai April penumpang sudah stabil di posisi 1800 orang per.bulan,”kata Kepala
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) HMS, Endang Setiawan,.saat ditemui awak media, Selasa 1 November 2022.
Endang menjabarkan, puncak penumpang pada Agustus danOktober 2022 mencapai 2.000 penumpang per bulan. “Duli jumlah penumpang dari tahun 2016-2020 hanya 4.000 orang penumpang per tahun. Sekarang 1 bulan sudah mencapai 2.000 orang penumpang, ” jelas dia.
Dia memprediksi pada akhir 2022, jumlah penumpang di bandara HMS bisa tembus 12.000 orang penumpang per tahun.
“Saya berterima kasih kepada Pemkab Barut, karena animo masyarakat tinggi untuk menggunakan transportasi udara untuk berpergian melalui bandara HMS,” sebut dia.
Penumpang yang menggunakan transportasi udara dari Barut kebanyakan tujuan ke pulau Jawa. “Karena kita buka rute ke Banjarmasin dan Surabaya. Jumlah penumpang sangat signifikan berkisar antara 60-70 persen,”ujar dia
Kini muncul rencana dari PT Wings Air, pada 2023 akan membuka penerbangan setiap hari dari awalnya 3 kali seminggu rute Muara Teweh-Banjarmasin PP. “Dari yang asalnya setiap Senin, Rabu dan Jumat, mudah-mudahan akan dibuka setiap hari ke Banjarmasin,”ucap dia
Sedangkan penerbangan dari Muara Teweh ke Kalimantan Timur masih dalam proses evaluasi untuk membuka rute Balikpapan.
“Kalau untuk rute, kita serahkan kepada teman-teman Airlines. Mereka akan mengevaluasi penumpang dari Muara Teweh,”sebut Endang lagi.
Soa tempat duduk penumpang (seat), tercatat sejak Januari 2022 sampai saat ini, setiap sekali terbang membawa lebih dari 122 penumpang. Sehingga tidak sepersen pun dana block seat terpakai.(snt/red)














