Home / Daerah

Selasa, 5 November 2024 - 23:10 WIB

Pesparani I Barito Utara ; Angkat Tagline Bersaksi dan Melayani Melalui Paduan Suara

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Ini momen penting bagi umat Katolik di Kabupaten Barito Utara. Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) I dimulai, Selasa 5 November 2024.

Pesparani I Barito Utara digelar di Muara Teweh, 5-8 November 2024. Motto Pesparani I “Bersaksi dan melayani melalui paduan suara.” Tema “Sehati membangun persaudaraan yang hakiki.”

Pesparani I dilaksanakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3D) Kabupaten Barito Utara.

Ketua Panitia Pelaksana Pesparani I, Sastra Jaya, mengatakan para peserta berasal dari empat Paroki di Kabupaten Barito Utara.

(1) Paroki Santa Maria de La Salette Muara Teweh mewakili Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Baru, Lahei, dan Lahei Barat membawa 141 peserta.

(2) Paroki Santo Clemens PIR Butong mewakili Kecamatan Teweh Selatan dan sebagian Kecamatan Montallat membawa 140 peserta.

(3) Paroki Santo Fransiskus Asisi Benangin mewakili Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei membawa 88 peserta.

(4) Paroki Santo Petrus Kanisius Kandui mewakili Kecamatan Gunung Timang dan sebagian Kecamatan Montallat membawa 134 peserta.

Baca Juga :  Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas Polres Barito Utara Berganti

Mata lomba dalam Pesparani I mencakup Lomba Nyanyi Mazmur, terdiri dari empat kategori, yakni menyanyi Mazmur anak, menyanyi Mazmur remaja, menyanyi Mazmur OMK (Orang Muda Katolik), dan menyanyi Mazmur dewasa.

Lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR) terdiri atas dua kategori yaitu cerdas cermat rohani anak dan cerdas cermat rohani dewasa.

Lomba Bertutur Kitab Suci terdiri dari satu kategori yaitu kategori anak. “Dewan juri merupakan para profesional yang memiliki sertifikasi dan pengalaman dibidang seni musik maupun tarik suara, ” kata Sastra Jaya dalam pidato sambutan.

Pj Bupati Muhlis mengatakan, sub tema Pesparani I Barito Utara “Melalui puji-pujian kita sehati, sepikir, dan pererat persaudaraan dalam rangka mewujudkan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang maju, beriman, demokratis, dan selalu hidup rukun dan damai dalam kemajemukan”.

Muhlis mengatakan, sub tema tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Barito Utara, karena salah satu misinya memantapkan pelaksanaan pembangunan berdasarkan budaya kearifan lokal, toleransi kultural, kerukunan antarumuat beragama, suku, ras, maupun golongan dalam kerangka NKRI.

Baca Juga :  Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

“Saya melihat hal ini sebagai wujud dan persaudaraan sesama warga Barito Utara tanpa memandang perbedaan agama, ” ujar Muhlis.

Muhlis atas nama Pemkab Barito Utara menyatakan bangga dan penghargaan kepada aparat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Muara Teweh dan sekitarnya.

“Semoga hal ini dapat dipertahankan, dibina, dan ditumbuhkembangkan agar Kabupaten Barito Utara tetap kondusif, serta terhindar dari persinggungan dan pertikaian. Kian kompak dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang kokoh, ” pesan Muhlis kepada umat Katolik.

Sebelum acara pembukaan, umat Katolik melaksanakan misa di Arena Tiara Batara. Misa dipimpin oleh Pastor Yustinus Wantung, Pastor Paroki Santa Maria de La Salette Muara Teweh bersama para Pastor dari tiga Paroki lainnya.(dor abram)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

PAMA dan PT BEK Periksa Kesehatan Gratis 350 Warga Teweh Timur

Daerah

Peserta Pelatihan Terima Bansos dari Disnakertranskop-UKM Barito Utara

Daerah

Ditpolairud Gelar Sambang Desa, Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan di DAS Kahayan Bahaur

Daerah

Radio VHF Channel 16 Andalan Ditpolairud Polda Kalteng Jaga Keselamatan Pelayaran

Daerah

Plt Sekda : Menjalankan Pemerintahan Baik dan Bersih harus Disertai Keterbukaan Informasi

Daerah

Sekda Muhlis Pastikan Pelebaran Jalan dalam Kota Masuk Program Strategis 100 Hari Kerja

Daerah

Pemkab Barito Utara Adakan Pasar Murah Guna Stabilkan Harga Bapok

Daerah

Pemkab Barito Utara segera Tata Lanting Tak Layak Pakai di WFC