Home / Parlemen

Kamis, 16 Mei 2024 - 16:41 WIB

RDP Elpiji 3 Kg, DPRD Barito Utara Bahas Penyelewengan Distribusi dan Dorong Sanksi Tegas

Anggota DPRD Barito Utara, Nety Herawati,  mengungkapkan pendapatnya mengenai kelangkaan elpiji bersubsidi di Kabupaten Barito Utara saat RDP, Kamis 16 Mei 2024.(tegaklurus.net/hersan)

Anggota DPRD Barito Utara, Nety Herawati, mengungkapkan pendapatnya mengenai kelangkaan elpiji bersubsidi di Kabupaten Barito Utara saat RDP, Kamis 16 Mei 2024.(tegaklurus.net/hersan)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) mengenai penertiban distribusi dan perdagangan elpiji tiga Kg, Kamis 16 Mei 2024.

RDP dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, Sastra Jaya dan dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Hery Jhon Setiawan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Asisten Perekonomian dan Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Gazali, Direktur Perusda Batara Membangun, Asianoor A, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dewi Handayani, dan perwakilan masyarakat.

Saat RDP, anggota DPRD Barito Utara, Tajeri, menyoroti penegakan aturan berkaitan dengan distribusi elpiji tiga kg karena merupakan barang bersubsidi.

“Kemauan pemerintah daerah untuk menertibkannya harus jelas dan tegas. Elpiji tiga Kg disubsidi oleh pemerintah. Jika melanggar aturan berarti melawan hukum, dalam hal ini merupakan tindak pidana korupsi,” tegas Tajeri.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barito Utara Tanggapi Sengketa PTUN Mantan Kades Versus Bupati Nadalsyah

Ia menekankan bahwa setiap temuan pelanggaran harus dilaporkan kepada aparat penegak hukum. “Saya yakin penertiban bisa menyelesaikan masalah carut-marut peredaran dan perdagangan elpiji tiga kg yang menyalahi aturan atau tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” sebut Tajeri.

Sementara Anggota DPRD Komisi I, Nety Herawati, juga mengungkapkan pendapatnya mengenai kelangkaan tabung gas bersubsidi di Kabupaten Barito Utara. “RDP dengan eksekutif mengenai kelangkaan tabung gas bersubsidi di Kabupaten Barito Utara menjadi dilema berkepanjangan,”tukas Nety.

Ia mengatakan, perlu pembentukan tim satgas oleh Pemkab untuk mencegah permainan harga dari agen ke pangkalan dan ke pengecer.

“Tindakan tegas dan pengawasan dari pihak terkait sangat diperlukan. Jangan hanya di atas kertas, tetapi tindakan nyata di lapangan harus dilakukan. Jika ada temuan, proses dengan hukum supaya ada efek jera agar LPG subsidi tidak diperjualbelikan dengan harga bisnis,” tambah Nety.

Baca Juga :  DPRD Barito Utara Terima Jawaban Pemkab tentang Perda Sampah

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dewi Handayani, menyampaikan cara mencegah penyalahgunaan elpiji tiga Kg dengan memperketat pengawasan distribusi.

“Salah satu cara efektif dengan menindaklajuti dan melakukan evaluasi terhadap pendistribusian elpiji tiga Kg dari agen ke 145 pangkalan yang ada,” ujar Dewi.

Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Sastra Jaya mengatakan, dari RDP ini diharapkan menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi masalah distribusi dan kelangkaan elpiji tiga Kg, sehingga masyarakat yang berhak dapat merasakan manfaatnya secara langsung.(hersan)

Share :

Baca Juga

DPRD Mura

DPRD Dukung Penguatan Kapasitas Pejabat Administrator dan Pengawas

DPRD Mura

Mahyono: Petani Adalah Garda Terdepan Ketahanan Pangan Daerah

Daerah

DPRD Barut Undang Sejumlah Perusahaan, Terkait Aduan Warga Soal Pencemaran Sungai

Parlemen

Nurul Anwar Minta UMKM Lokal Perkuat Daya Saing

Daerah

Begini 3 Usulan Prioritas Pimpinan dan Anggota DPRD Barito Utara untuk 2024

Parlemen

Legislator Barito Utara Dukung Program MBG, Sarankan Pemerataan Sampai Pelosok

Daerah

Nakes di Barito Utara Usul Kenaikan TPP, Mustafa Joyo Muchtar : DPRD Bantu Perjuangkan

Parlemen

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Taufik Nugraha, Dukung Program Ketahanan Pangan