Home / Daerah

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:05 WIB

Satpol PP Barito Utara Tertibkan PKL di Jalur Protokol Muara Teweh

Satpol PP Kabupaten Barito Utara, melaksanakan patroli rutin menertibkan PKL yang menggunakan fasilitas umum secara tidak sesuai di sejumlah jalan protokol Muara Teweh, Senin, 19 Mei 2025.(ist/tegaklurus.net)

Satpol PP Kabupaten Barito Utara, melaksanakan patroli rutin menertibkan PKL yang menggunakan fasilitas umum secara tidak sesuai di sejumlah jalan protokol Muara Teweh, Senin, 19 Mei 2025.(ist/tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara, melaksanakan patroli rutin menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan fasilitas umum secara tidak sesuai di sejumlah jalan protokol Muara Teweh, Senin, 19 Mei 2025.

“Patroli rutin kami laksanakan dua hingga tiga kali dalam seminggu, biasanya pada hari Senin, Rabu, dan Kamis atau Jumat, tergantung ketersediaan personel,” kata Sekretaris Satpol PP Barito Utara Dudy Bagus Prasetyo.

Dudy menambahkan, penertiban dan patroli telah dilakukan sebanyak 127 kali selama dua tahun terakhir, khususnya di jalur protokol dalam Kota Muara Teweh..

Penertiban tersebut, sambung dia, dilakukan secara bergilir oleh berbagai bidang, dengan bidang Ketertiban Umum (Tibum) sebagai pelaksana utama, serta didukung oleh bidang Gahda dan Linmas.

Baca Juga :  Rekatkan Hubungan ‎dengan Masyarakat Batanjung, Ditpolairud Aktif Dialog Terbuka ‎

Selain itu, Satpol PP juga melakukan koordinasi lintas dinas, seperti dengan Dinas Perhubungan untuk pemasangan rambu dan pengaturan parkir liar, serta Dinas PUPR terkait trotoar dan batas badan jalan.

“Kami juga melakukan perbandingan dengan kota lain, seperti Malang, Bandung, Surabaya, dan Kebumen, untuk mengukur efektivitas patroli kami. Sejauh ini kami telah melaksanakan tugas secara rutin,” sebut Dudy.

Satpol PP menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya adalah minimnya rambu yang menunjukkan bahwa lokasi tersebut merupakan fasilitas umum, sehingga menjadi alasan pedagang untuk terus menempati area tersebut.

Dalam dua tahun terakhir, selain melakukan penertiban langsung, pihaknya juga telah mengeluarkan dua kali peringatan lisan dan satu kali teguran tertulis kepada para PKL. Sesuai SOP, tindakan penyitaan akan dilakukan setelah tiga kali teguran tertulis tidak diindahkan.

Baca Juga :  Patroli Rutin Ditpolairud Jamin Keselamatan dan Kelancaran Pelayaran Di DAS Kahayan

“Jika barang dagangan disita, pedagang bisa mengambilnya kembali dengan membuat surat pernyataan bermaterai,”imbuh dia.

Saat ini, Satpol PP Barito Utara juga tengah merancang kerja sama (MoU) dengan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan untuk menerapkan proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terhadap pelanggar Perda secara lebih tegas.

Dudy juga mengingatkan bahwa Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Tibum, Tranmas, dan Linmas sudah diberlakukan dan harus dipatuhi seluruh warga.

Jika ingin menjadikan Kota Muara Teweh sebagai kota yang bersih, tertib, indah, dan menarik bagi pengunjung luar daerah, penataan fasilitas umum harus dilakukan dengan serius.(Abram)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakil Ketua II DPRD Dorong BPPD segera Buat Raperda Pajak

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Jaga Kamtibmas, Sekaligus Cegah Peredaran Narkoba di DAS Seruyan

Daerah

Generasi Muda Diminta Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Daerah

Buka Puasa Bersama, Pererat Sinergi Medco E&P dengan PWI Barito Utara

Daerah

Tanggapi Raperda Hukum Adat, Ini Kata Fraksi ARKS

Daerah

Polres Barito Utara Sembelih 10 Ekor Sapi Kurban, 7 Ekor Lainnya Dibagikan ke Masjid

Daerah

Personel Ditpolairud Sampaikan Pesan Ini kepada Para Pelayar

Daerah

Disnakertranskop-UKM Barito Utara Serahkan Bansos kepada Warga Peserta Pelatihan dari Empat Bidang