Home / Daerah

Selasa, 26 Maret 2024 - 20:40 WIB

Satu Korban Tug Boat Terbakar Hilang, Tim Polda Kalteng Turun Backup Polres Barito Utara

Kapal TB Hasyim terbakar dan meledak di Sungai Barito, wilayah Luwe, Kabupaten Barito Utara, Senin 25 Maret 2924 malam.(Screenshot WhatsApp Warga)

Kapal TB Hasyim terbakar dan meledak di Sungai Barito, wilayah Luwe, Kabupaten Barito Utara, Senin 25 Maret 2924 malam.(Screenshot WhatsApp Warga)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Awaludin seorang korban tug boat terbakar dan meledak di Sungai Barito, wilayah Luwe, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hilang, sehingga terus dicari sejak Senin 25 Maret 2024 malam.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satiyo Budiarjo, membenarkan, seorang ABK dari TB WAG, yakni Awaludin, masih belum ditemukan.

Diduga korban terjatuh atau terpental ke Sungai Barito saat terjadi kebakaran. “Berdasarkan keterangan saksi, pada saat kejadian, korban berada dibagian buritan TB Hasyim yang saat itu sedang tambat bersama TB WAG, ” ungkap Wahyu kepada tegaklurus.net Selasa 26 Maret 2025 malam.

Sampai saat ini, sambung Wahyu, keberadaan Awaludin masih belum diketahui. “Diduga yang bersangkutan terjatuh ke Sungai Barito. Polsek Lahei dibantu elemen masyarakat BPBD, dan dinas terkait masih menyusur sungai untuk mencari korban tersebut, ” sebut Wahyu.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Barito Utara Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Data SDM

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian dan keterangan para saksi, polisi mengetahui kapal tunda atau TB Hasyim mempunyai kru sebanyak lima orang.

Mereka itu KKM Syahminan, Kapten Ardiansyah, Perwakilan Kapal Dalih Rizaldi, Koki Rizaldi, dan Second Kapten Rahmadi (cuti).

Dua orang ABK yang mengalami luka bakar, yaitu Rizaldi (20) ABK TB Hasyim, warga Banjarbaru, dan Abdul Yassar (34) ABK TB WAG.

Dua orang ABK meninggal dunia, yaitu Syahminan (ABK TB Hasyim) dan Dalih Rizaldi (ABK TB Hasyim), warga Wonosobo, Jawa Tengah.

Saat peristiwa kebakaran disusul ledakan, TB Hasyim sedang berhenti dan tambat di tepi Sungai Barito.

“Kapal sedang berhenti (tambat) dan kapten kapal selamat, karena berada di tug boat sebelahnya (TB WAG) yang sama-sama tambat. Saksi korban yang hidup (terbakar) masih belum bisa dimintai keterangan,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Pj Bupati Barito Utara Undang 2 Paslon Makan Malam Bersama Gubernur Kalteng dan Forkopimda

Tim Polda Kalteng Backup Penyelidikan

Berkaitan dengan tug boat PT Pada Idi terbakar dan meledak, tim dari Ditreskrimum Polda Kalteng turun membantu memperkuat penyelidikan.

“Tim beranggotakan tujuh orang dari Ditreskrimum Polda Kalteng sedang dalam perjalanan menuju Muara Teweh,” kata Kasatreskrim Polres Barito Utara, AKP Wahyu Satiyo Budiharjo, Selasa malam.

Selain backup dari Polda Kalteng, Satreskrim Polres Barito Utara telah membuat surat permohonan meminta bantuan teknis kepada Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Surabaya untuk menentukan penyebab kebakaran.

Termasuk pula melakukan tes DNA di Palangkaraya terhadap dua korban meninggal dunia untuk membantu proses identifikasi.(mel)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Personel Ditpolairud Edukasi Masyarakat DAS Barito Cegah Karhutla

Daerah

Bupati Barito Utara Shalahuddin Peringatkan Kepala OPD Tak Lagi Angkat Honorer Baru

Daerah

Pastikan Alur Pelayaran DAS Kahayan Aman dan Kondusif, Ditpolairud Perkokoh Kamtibmas

Daerah

Bupati Barito Utara Shalahuddin Targetkan Gedung Baru Dinas KPP Rampung 2026

Daerah

Demi Kelancaran Operasional, Ditpolairud Rutin Rawat Sarana Apung Dinas

Daerah

Gogo Purman Jaya Resmi Daftar Lewat PDI Perjuangan, Terbuka Lebar Koalisi Dua Parpol Besar di Barito Utara

Daerah

Personel Ditpolairud Kunjungi Warga DAS Katingan, Cegah Gangguan Kamtibmas

Daerah

Ditpolairud Gerakkan Kesadaran Masyarakat DAS Katingan Lawan dan Perangi Narkoba