MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, meningkatkan kualitas pengelolaan manajemen tata kelola penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi seluruh puskesmas di daerah ini, Jumat (1/8/2025).
Menurut Kadis Kesehatan Barito Utara Pariadi, penerapan BLUD bukan hanya soal pengelolaan dana, tetapi juga terkait dengan kesejahteraan tenaga kesehatan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Ia menyatakan, melalui pengelolaan BLUD yang transparan dan fleksibel, puskesmas lebih mudah menggali potensi yang ada untuk mendukung kesejahteraan tenaga kesehatan serta meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pasien.
Lewat engelolaan BLUD, sambung dia, puskesmas bisa lebih fleksibel dalam penggunaan sumber daya, serta mampu menggali potensi yang dimiliki untuk mendukung kesejahteraan tenaga kesehatan.
Ia mengingatkan, sektor kesehatan sangat vital, terutama dalam periode 10-15 tahun ke depan karena beroengaruh terhadap peningkatan kualitas manusia.
Para tenaga kesehatan tetap fokus pada tugas utama mereka, yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.
Dinkes Barito Utara mengharapkan, para peserta workshop atau lokakarya dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkan untuk mempersiapkan diri menyambut terbitnya Peraturan Bupati (Perbup).
“Setelah Perbup diterbitkan, para peserta workshop dapat segera menerapkan tata kelola BLUD dengan baik di unit kerja masing-masing, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh puskesmas di Barito Utara,” kata dia.
Ketua Panitia Kegiatan Askiah mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman menyeluruh tentang sistem BLUD, meningkatkan kapasitas pengelola keuangan, serta mendorong efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan publik.
“Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan penyusunan rencana tindak lanjut oleh peserta,” tambah dia.
Kegiatan ini diikuti oleh 72 peserta, terdiri dari para kepala puskesmas, pengelola keuangan, dan tenaga teknis dari seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Narasumber berasal dari akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), pejabat keuangan daerah, hingga perwakilan dari RSUD.
“Workshop ini bertujuan untuk membekali para pengelola BLUD di daerah ini khususnya di puskesmas agar dapat menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan,” tandas dia.(Abram)












